BERITAKALTIM.CO – Gelaran Student Expo yang diselenggarakan di Stadion Berinta beberapa waktu lalu mendapat sorotan dari berbagai pihak lantaran menampilkan fashion show bernuansa vulgar.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua II DPRD Bontang, Agus Haris meminta pertunjukan hiburan bernuansa vulgar tak terulang lagi di event-event Pemkot Bontang selanjutnya.
“Kami tidak melarang silakan berikan hiburan ke masyarakat, tapi harus yang mendidik dan ada nilai edukasinya juga. Kalau memang tampilan itu kurang beradab, jangan ditampilkan. Apalagi itu momennya adalah expo untuk para pelajar. Standnya saja diisi oleh anak sekolah,” ungkapnya, Rabu (31/5/2023).
Lebih lanjut, AH sapaan akrabnya menyebutkan jika kedepan ada lagi event maka pihak penyelenggara ataupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus menyaring betul setiap tampilan dalam sesi hiburan. Pasalnya pengunjung atau penonton yang hadir, terdiri dari multi usia, tidak hanya orang dewasa.
Apalagi, pelaksanaan total 77 event di Bontang masih akan terus berlanjut dengan berbagai konsep. Komunikasi dengan seluruh pihak pun juga harus diperbaiki.
“Apalagi pemkot saat ini juga memiliki visi-misi menjadikan Bontang sebagai kota yang hebat dan beradab. Tentu event yang terlaksana harus sejalan dengan itu,” sebut pria yang akrab disapa AH tersebut.
Sebelumnya pihak penyelenggara yakni Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) dan Kelompok Sadar Wisata (Masata) telah mendapat teguran langsung dari Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Najirah.
Pada kesempatan tersebut, Najirah telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang berujung ramai diperbincangkan di khalayak umum tersebut. Najirah berjanji agar kejadian serupa tak terulang, pihaknya bakal lebih selektif merancang kegiatan di setiap event. #
Reporter : Lia Abdullah | Editor: Wong | ADV DPRD Bontang