BERITAKALTIM.CO- Kehadiran MTQ senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat, mengingat acara keagamaan ini selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah.
Penegasan itu dikemukakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, saat membuka Bimtek (Bimbingan Teknis) dalam rangka MTQ (Musbaqah Tilawatil Qur’an ke 44 tingkat Kabupaten Kukar di Kecamatan Kota Bangun, Senin (25/9)
Kegiatan MTQ tidak hanya disikapi sebagai kegiatan rutinitas seremonial semata, tetapi hendaknya, juga mampu menjadi momentum strategis mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari – hari yang penuh dengan nilai–nilai Qur’ani.
Di samping itu kegiatan MTQ juga dapat menjadi forum silaturahmi yang mengandung nilai positif dalam memperkuat rasa persaudaraan dan ikatan kebersamaan lintas etnis dan agama sebagai sesama warga masyarakat.
“Untuk itu agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan lancar perlu disamakan persepsi diantara seluruh unsur kepanitiaan yaitu dengan dilaksanakannya Bimbingan Teknis ini,” ujarnya.
Seluruh unsur yang tergabung dalam kepanitiaan MTQ, mulai dari Panitia Pelaksana, Panitia Pemondokan, Panitia Konsumsi, Panitia Sekretariat, Panitia Perlengkapan, Panitia Musabaqah dan unsur -unsur lainnya, agar dapat mengikuti Bimbingan Teknis ini dengan sungguh -sungguh.
“Tanyakan kepada narasumber, apabila ada yang kurang jelas dalam penjelasan tugas dan tanggungjawabnya masing-masing,” tekan Sunggono.**
Editor :Hoesin KH