BeritaKaltim.Co

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Ini Kata Nidya Listiyono

BERITAKALTIM.CO- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Nidya Listiyono menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan (Soswasbang) ke-7 di sebuah Angkringan Punakawan Jalan Wijaya Kusuma XII, Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Sabtu (25/11/2023).

Kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini merupakan agenda rutin DPRD Provinsi Kaltim, dalam rangka mengingatkan kembali tentang nilai-nilai 4 [i;ar kebangsaan, yaitu Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Saya kira ini sangat penting, karena Pancasila adalah dasar falsafah negara kita, nilai-nilai yang terkandung didalamnya harus pula diinternalisasi ke dalam diri seluruh masyarakat,” katanya.

Legislator Fraksi Golkar ini juga menyampaikan makna pentingnya 4 pilar berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

“Soswasbang ini penting untuk dilakukan, agar kita semua dapat memahami tentang wawasan kebangsaan. Dengan memahami wawasan kebangsaan, kita akan menjadi warga negara yang cinta tanah air dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi,” katanya.

Politikus dari daerah pemilihan (dapil) Kota Samarinda ini mengatakan bahwa Soswasbang ke-7 ini bertemakan “Kaltim yang Rukun dan Damai”. Menurutnya, tema ini dipilih untuk mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kerukunan dan kedamaian.

“Kita harus terus menjaga kerukunan dan kedamaian di Kalimantan Timur. Mari kita saling menghormati perbedaan, agar kita dapat hidup berdampingan dengan rukun dan damai,” katanya.

Lebih lanjut Politisi yang akrab disapa Tio ini mengatakan pentingnya menjaga sopan santun dalam hidup bermasyarakat, Banyak yang merasa pintar dan memiliki IQ tinggi, intelek, tetapi tidak bisa menjaga kesopanan.

“Saya selalu berpesan kepada anak-anak muda untuk menjaga attitude dan kesopanan, ini perlu kita jaga bersama,” katanya. #

Reporter: Yani | Editor: Wong | ADV | DPRD Katim

Leave A Reply

Your email address will not be published.