BeritaKaltim.Co

Target Meleset Lagi, PUPR Ungkap Kendala Pembangunan Teras Samarinda

BERITAKALTIM.CO – Proyek ambisius revitalisasi Tepian Mahakam, yang bertujuan mengubah wajah kota dengan pembangunan Teras Samarinda, kembali terhambat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Desy Damayanti, mengungkapkan bahwa proyek yang seharusnya rampung pada Desember 2023 harus diundur hingga April 2024.

Pembangunan yang dimulai sejak tahun 2023 ini menunjukkan kemajuan yang lambat. Warga Samarinda masih menyaksikan pemandangan paving jalan yang belum selesai, amphiteater yang masih dalam konstruksi, dan bangunan yang masih memerlukan pengecatan.

“Progres pembangunan saat ini memasuki perpanjangan kedua. Kami berada di tahap pertama dan masih menunggu kepastian waktu penyelesaian,” ujar Desy pada saat diwawancarai oleh Berita Kaltim Rabu (27/3/2024) (Sandi/BeritaKaltim)

Kontrak pembangunan dapat diperpanjang setiap 50 hari, tergantung evaluasi.

“Jika ada kebutuhan, kontrak akan diperpanjang,” tambahnya.

Salah satu kendala utama adalah ketergantungan pada material impor, seperti penutup yang diimpor dari Swedia, yang mengalami kendala mobilitas di akhir tahun. Meskipun ada denda yang dikenakan, PUPR berkomitmen untuk melanjutkan proyek jika kontraktor bersedia.

Desy berharap, dengan kerjasama kontraktor dan pemerintah kota, pembangunan Teras Samarinda dapat selesai tepat waktu pada bulan April.

Sementara itu, untuk tahap kedua revitalisasi, Desy memperkirakan pelelangan akan dilakukan minggu depan.

“Proses pelelangan terkunci dalam satu tahun anggaran, dan kami akan memulai pembangunan dari pasar pagi yang telah dibongkar hingga pasar buah,” tutupnya

Proyek ini diharapkan tidak hanya mempercantik kota tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga dengan menyediakan ruang publik yang lebih baik. #

Reporter: Sandi | Editor: Wong

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.