BeritaKaltim.Co

Syarifatul Sebut Kampung Bukit Makmur Belum Merdeka


BERITAKALTIM.CO-Kampung Bukit Makmur yang terletak di Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau belum sepenuhnya merdeka. Pasalnya, kampung masih dipenuhi aneka persoalan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah usai mendengar keluhan Kepala Kampung (Kakam) Bukit Makmur, terkait berbagai persoalan yang terjadi di kampung tersebut, pada Musrenbang Kecamatan Biatan baru baru ini.

“Ada satu kampung bisa dikatakan belum merdeka sepenuhnya. Dimana tidak ada signal, tidak ada PDAM, tidak ada lampu, bahkan jalannya sekitar 12 Km belum ditangani. Ini adalah Kampung Bukit Makmur,” ungkapnya.

Disampaikannya, pihaknya sudah melihat secara langsung keadaan kampung tersebut. Keluhan yang disampaikan Kakam saat Musrenbang, juga diakuinya, merupakan keluhan yang sama, yang pernah disampaikan masyarakat kepadanya.

“Dan kami sudah melihat langsung ke sana. Bagaimana masyarakat menyampaikan kepada kami,” jelasnya.

Menurutnya, permasalahan yang dihadapi masyarakat Kampung Bukit Makmur perlu dicari jalan keluar segera. Bahkan pihak eksekutif diminta untuk memberi kepastian terkait solusi untuk mengatasi semua masalah itu.

“Disampaikan bahwa jaringan PLN itu sudah dipasang. Tapi tidak bisa diselesaikan kabelnya karena kendala pohon sawit. Kami tadi sudah mendengarkan dari pihak PLN sudah disepakati perusahaan,” imbuhnya.

“Tapi kira-kira deadlinenya kapan, Misalnya deadlinenya April. Jika sampai April perusahaan tidak bisa membantu, melalui APBD Perubahan, kita bisa mengganggarkan untuk pembebasan dan ganti tanam tumbuh,” bebernya.

Ditegaskannya, masalah listrik tersebut perlu dituntaskan. Pasalnya, sangat berpengaruh terhadap pendidikan anak-anak di kampung tersebut.

“Bagaimana anak-anak bisa belajar kalau lampu saja tidak ada. Apalagi susah memang PDAM di sana karena memang di sana tidak air. Ditambah lagi signal,” paparnya.

Karena itu, dirinya meminta Pemkab Berau dan instansi terkait lainnya untuk dapat memberikan kepastian terkait penyelesaian persoalan itu. Mengingat warga kampung itu sudah sangat menderita.

“Memang sungguh menderita kalau kita tidak memberi kepastian kepada mereka. Jadi mohon bupati, PU dan dinas terkait lainnya untuk segera mengatasi masalah itu,” tandasnya. #

Reporter: ana | editor: rh | ADV DPRD Berau.

Leave A Reply

Your email address will not be published.