BeritaKaltim.Co

Otorita Ibu Kota Nusantara Bentuk Satgas Penanggulangan Tambang Ilegal

BERITAKALTIM.CO – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk penanggulangan aktivitas tambang ilegal di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN). Satgas ini terdiri dari berbagai elemen seperti aparat penegak hukum, kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pembentukan Satgas ini diungkapkan oleh Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana, Dr. Onesimus Patiung, saat menjadi juri dalam acara debat mahasiswa tingkat nasional yang digelar di Auditorium Masdjaya, Universitas Mulawarman, Kamis (13/6/2024).

“Terkait kondisi tambang yang berada di IKN saat ini, Kami sedang dalam koordinasi intens dengan KLHK, ESDM, serta pemerintah provinsi. Kami juga akan segera merilis data terbaru terkait aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini terdapat 52 tambang yang masih aktif, dari sebelumnya 61 tambang.

“Dari 52 tambang tersebut, sudah ada 9 tambang yang masuk tahap terminasi dan tahun 2024 ini akan ada lagi yang menyusul,” tuturnya.

Selain itu, Dr. Onesimus juga menyampaikan bahwa OIKN telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk Satgas yang baru, yang siap untuk melaksanakan tugasnya.

“Kami sudah membentuk Satgas yang baru dan siap untuk melaksanakan aktivitasnya. Teman-teman wartawan juga akan kami undang kembali untuk membicarakan lebih lanjut mengenai upaya kami dalam penanganan tambang di IKN,” tambahnya.

Pembentukan Satgas ini diharapkan dapat mempercepat penanganan tambang ilegal di wilayah IKN dan mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih bersih dan aman bagi masyarakat sekitar.

“Kami berharap dalam waktu dekat tidak ada masalah lagi sehingga dapat diselesaikan dengan tuntas.” pungkasnya. #

Reporter: Yani | Editor: Wong

Comments are closed.