BERITAKALTIM.CO – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan menyatakan Juara pertama diraih Kelurahan Gunung Sari Ulu dan juga sekaligus menjadi juara kedua ditingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Dan hadiah Lomba Kelurahan tingkat Balikpapan 2024 , diserahkan dengan rangkaian dari Monitoring dan Evaluasi Penginputan Profil Kelurahan Triwulan III di Hotel Four Point Balikpapan, Senin (19/8/2024).
Acara tersebut dihadiri oleh Heria Prisni, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, dan didampingi oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Perempuan DP3AKB Balikpapan Rinda Setyawati. Selain itu, perwakilan dari semua kelurahan di Kota Balikpapan juga hadir dalam acara tersebut
Kepala DP3AKB Balikpapan Heria Prisni mengatakan Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) merupakan gambaran menyeluruh tentang karakter desa dan kelurahan yang meliputi data dasar keluarga, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan, prasarana dan sarana serta perkembangan kemajuan dan permasalahan yang dihadapi desa dan kelurahan.
“Prodeskel merupakan suatu sistem informasi yang menjadi media informasi antar pusat dan daerah. Jadi data Prodeskel yang diinput itu langsung terpantau oleh pusat dan dapat dilihat pula oleh bapak Walikota kita,”sebutnya.
Sistem Informasi Profil Desa dan Kelurahan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Prodeskel Bina Pemdes) merupakan sistem informasi (aplikasi) berbasis Web (Online) dimana pedoman penyusunan dan pendayagunaan datanya berlandaskan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2007.
Diharapkan para operator itu semaksimal mungkin menginput data yang diminta. Untuk itu diingatkan agar senantiasa melengkapi data profil yang merupakan pilot kinerja Walikota Balikpapan.
“Dari hasil tarikan data kami tanggal 14 Agustus 2024, hanya satu kelurahan yang menyandang status klasifikasi Swasembada yakni Kelurahan Sumber Rejo. Dan 22 kelurahan dengan klasifikasi Swakarya dan 11 kelurahan klasifikasi Swadaya,”ucapnya.
Heria berharap pada Monev di Triwulan IV mendatang semua kelurahan sudah berstatus klasifikasi Swasembada atau tingkatan tertinggi.
“Kita semua harus mencapai klasifikasi Swasembada itu. Kegiatan ini nanti akan disampaikan hal-hal apa saja untuk memenuhi status itu dan juga ada Sumber Rejo kita bisa belajar dalam capaian mereka apa saja yang dilakukan,”sebut Heria.
Sementara itu, berdasarkan hasil evaluasi (data per tanggal 14 bulan Agustus 2024) diketahui, bahwa 3 Kelurahan dengan nilai Indeks Tertinggi adalah :
Sumber Rejo dengan Indeks 0,86 Klasifikasi Swasembada
Telaga Sari dengan Indeks 0,79 Klasifikasi Swakarya
Gunung Bahagia dengan Indeks 0,78 Klasifikasi Swakarya
Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Kota Balikpapan Tahun 2024 dan memutuskan hasil perolehan sebagai berikut :
1. Juara I : Kelurahan Gunungsari Ulu dengan nilai total 1824
2. Juara II : Kelurahan Sepinggan dengan nilai total 1750
3. Juara III : Kelurahan Klandasan Ulu dengan nilai total 1538
4. Juara Harapan I : Kelurahan Batu Ampar dengan nilai total 1316
5. Juara Harapan II : Kelurahan Manggar Baru dengan nilai total 1233
6. Juara Harapan III : Kelurahan Baru Ilir dengan nilai total 1187. #
Teks Foto 1 : Kepala DP3AKB Balikpapan Heria Prisni (tengah) menyerahkan hadiah kepada kelurahan yang berhasil menjadi juara pada Lomba Kelurahan tingkat Kota Balikpapan 2024.
Teks Foto 2 : Kepala DP3AKB Balikpapan Heria Prisni didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Perempuan DP3AKB Balikpapan Rinda Setyawati saat membuka kegiatan Monev Penginputan Data Profil Kelurahan Triwulan III, dihadiri para lurah dan operator Prodeskel se Kota Balikpapan
Comments are closed.