BERITAKALTIM.CO – Festival Dual Track 2024 yang diadakan oleh dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan vokasional di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).
Acara yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur ini menggandeng Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya dan berbagai mitra industri, untuk memberikan bekal keterampilan praktis kepada siswa yang siap memasuki dunia kerja.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur, Irhamsyah, menyampaikan apresiasi besar atas pelaksanaan program ini dalam pidato pembukaannya.
“Sebanyak 43 SMA yang berpartisipasi dalam program dual track ini telah mencatatkan hampir 3.600 kegiatan siswa. Ini luar biasa, karena SMA yang biasanya berfokus pada pendidikan akademis kini mulai menunjukkan inovasi luar biasa di bidang keterampilan vokasional,” ungkap Irhamsyah.
Program ini, lanjutnya, sangat relevan dengan tantangan dunia kerja yang terus berubah di tengah globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat.
Kegiatan festival ini diikuti oleh 1.031 Kelompok Usaha Siswa (KUS) yang didukung oleh 134 trainer, tersebar di sebelas kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi siswa untuk memperkenalkan produk mereka, menjalin sinergi dengan dunia usaha dan industri, serta meningkatkan minat generasi muda dalam bidang kewirausahaan.
“Tema tahun ini, ‘Membangun Generasi Mandiri Melalui Produk Bermutu Menuju Nusantara Baru,’ menggarisbawahi pentingnya kreativitas dan inovasi dalam membentuk masa depan anak-anak kita,” tambahnya.
Dual track, yang menawarkan jalur ganda antara pendidikan akademis dan vokasional, bertujuan untuk membekali siswa SMA dengan keterampilan tambahan.
“Program ini dirancang agar lulusan SMA, khususnya mereka yang mungkin tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Hal ini memungkinkan mereka untuk bekerja atau bahkan berwirausaha secara mandiri,” jelas Irhamsyah.
Program Dual Track 2024 ini diharapkan menjadi solusi bagi lulusan SMA yang selama ini kesulitan bersaing di dunia kerja karena keterbatasan keterampilan praktis.
“Selain untuk menekan angka pengangguran, program ini juga mendorong siswa SMA untuk menjadi kreatif dan inovatif, tidak hanya sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja,” pungkasnya.
Festival ini sekaligus menjadi ajang pameran inovasi siswa dan langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 57 Tahun 2023, tentang pengembangan program dual track di pendidikan menengah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap, ke depan, program ini dapat semakin meluas dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pembangunan sumber daya manusia di daerah ini.
Reporter : Yani | Editor : Wong | ADV Diskominfo Kaltim
Comments are closed.