BeritaKaltim.Co

Pemprov Kaltim Terus Dorong Pembangunan Rumah Layak Huni

BERITAKALTIM.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Biro Administrasi Pembangunan terus menggencarkan program pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) di berbagai kabupaten/kota.

Hal ini disampaikan Irhamsyah dalam kapasitasnya sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim. Ia menjelaskan, pada tahun 2024, pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan lebih dari 300 unit RLH yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

“Tahun ini, sudah terbangun hampir 321 unit RLH yang tersebar di berbagai wilayah. Untuk tahun 2024, kami menerima tambahan anggaran dari sejumlah perusahaan, seperti Pupuk Kaltim dan PT GAP, untuk membangun sekitar 25 unit tambahan,” ungkap Irhamsyah yang kini ditugaskan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, Jumat (6/12/2024).

Ia menjelaskan, tambahan unit RLH tersebut akan difokuskan di wilayah Bontang dan Berau. Di Berau, PT Berau Coal turut berkontribusi dalam pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Namun, Irhamsyah mengakui bahwa masih ada tantangan dalam pemerataan pembangunan RLH di wilayah Mahakam Ulu (Mahulu).

“Di Mahulu, tidak ada perusahaan yang berpartisipasi. Kami harus mencari anggaran dari luar untuk memastikan pembangunan RLH di sana tetap berjalan. Pemerintah juga sudah berdiskusi dengan DPRD Mahulu untuk mendorong perusahaan-perusahaan sekitar agar berkontribusi melalui CSR,” tambahnya.

Irhamsyah menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan RLH di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Pemerintah tidak hanya mengandalkan dana CSR dari perusahaan, tetapi juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk menutupi kekurangan anggaran.

“Kami ingin memastikan bahwa program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama di wilayah-wilayah terpencil seperti Mahulu. Pemerataan ini menjadi prioritas, sehingga tidak ada kabupaten/kota yang tertinggal dalam pembangunan RLH,” tuturnya.

Program CSR perusahaan menjadi salah satu penopang utama pembangunan RLH di Kalimantan Timur. Pemerintah terus mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kaltim untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur sosial.

Irhamsyah berharap diskusi dengan DPRD Mahulu dapat membuka jalan bagi keterlibatan lebih banyak perusahaan di wilayah tersebut.

“Kami ingin perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar Mahulu ikut ambil bagian dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pembangunan RLH,” pungkasnya.

Dengan target ambisius ini, Pemerintah Provinsi Kaltim menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program pembangunan RLH yang berkelanjutan.

Program ini diharapkan dapat menjadi model kerja sama yang solid antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan bersama. #

Reporter : Yani | Editor : Wong | ADV Diskominfo Kaltim

Comments are closed.