BERITAKALTIM.CO – Pengembangan kawasan industri Bontang Lestari semakin serius digenjot oleh Pemerintah Kota Bontang.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah rencana pembangunan pelabuhan, yang diharapkan dapat menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi daerah, dan juga dapat menarik lebih banyak investor untuk menanamkan modal di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Karel, menjelaskan bahwa pembangunan pelabuhan sangat penting dalam mendukung pengembangan Bontang Lestari sebagai kawasan industri.
Menurut Karel, keberadaan pelabuhan akan mempermudah akses logistik, yang tentunya akan mempercepat perputaran ekonomi dan mempermudah distribusi barang dan bahan baku.
“Dengan adanya pelabuhan, akses logistik akan semakin mudah, sehingga menarik lebih banyak investor, dan peluang Bontang berkembang lebih cepat. Kami berharap ke depan akan semakin banyak perusahaan yang berinvestasi di sini,” ungkap Karel saat ditemui di kantornya, Sabtu (15/2/2025).
Selain itu, Karel berharap rencana pembangunan pelabuhan ini sejalan dengan strategi promosi yang lebih komprehensif, sehingga Bontang dapat dikenal sebagai kota yang ramah investasi, khususnya di sektor industri.
“Hal ini juga diharapkan dapat mendukung visi pembangunan berkelanjutan yang digagas oleh pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang,” ungkap Karel.
Sebagai bagian dari perencanaan pembangunan jangka panjang, DPMPTSP terus berupaya menjadikan Bontang Lestari sebagai kawasan industri yang terintegrasi.
Kawasan ini diharapkan akan menjadi rumah bagi berbagai sektor investasi, mulai dari manufaktur, industri pengolahan, hingga industri berat.
Saat ini, Bontang Lestari memiliki lahan seluas 1.102,94 hektare yang sebagian besar masih menunggu pengembangan lebih lanjut.#
Reporter: Saiful|Editor:Hoesin KH
Comments are closed.