BeritaKaltim.Co

Balikpapan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pelajar, Cegah Penyakit Sejak Dini

BERITAKALTIM.CO-Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mulai menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA di seluruh wilayah kota. Program ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan anak-anak sejak dini sekaligus mendeteksi potensi penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, menyampaikan bahwa program ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan kapasitas dan kesiapan puskesmas di setiap wilayah.

“Pemeriksaan mencakup gula darah, tekanan darah, anemia, diabetes, hipertensi, dan lainnya. Hasilnya saat ini masih dalam proses rekapitulasi karena data dari aplikasi belum terkumpul secara keseluruhan,” jelasnya, Rabu (6/8/2025), di Balai Kota Balikpapan.

Menurut Alwiati, target utama dari kegiatan ini adalah memastikan seluruh anak didik di Kota Balikpapan dalam kondisi sehat. Jika ditemukan adanya gangguan kesehatan, maka siswa akan dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan.

“Kalau anak tidak sehat, harus kita rujuk ke rumah sakit. Jika hanya butuh pembinaan, maka kita lakukan pembinaan untuk mencegah penyakit menular atau tidak menular. Ini juga bagian dari kontribusi Balikpapan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Dinkes Balikpapan telah menyusun jadwal pemeriksaan dan menerima pengiriman bahan habis pakai dari Kementerian Kesehatan. Distribusi logistik sudah mulai dilakukan ke puskesmas-puskesmas, dan proses pendampingan serta pemantauan lapangan juga telah berjalan.

Namun, Alwiati menekankan bahwa program ini tidak bisa dilakukan secara serentak di seluruh sekolah karena keterbatasan tenaga kesehatan. “Puskesmas harus tetap melayani pasien di gedung maupun di luar gedung. Maka, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara bertahap dan terukur,” jelasnya.

Pemeriksaan kesehatan ini tidak lagi berdasarkan tanggal lahir, seperti pada program sebelumnya. Saat ini, semua siswa berhak mengikuti pemeriksaan tanpa pengecualian.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh anak-anak sekolah dapat dipantau kesehatannya. Ini bagian dari upaya preventif dan promotif dalam sistem pelayanan kesehatan di Balikpapan,” pungkas Alwiati.

Melalui program ini, Dinas Kesehatan berharap dapat lebih awal menemukan indikasi gangguan kesehatan di kalangan pelajar dan mengambil langkah cepat untuk penanganan, sehingga generasi muda Balikpapan dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan produktif. #

ANTARA | Wong

Comments are closed.