BeritaKaltim.Co

Pemprov Kaltim Lepas Kloter Pertama Program Umrah Gratis Bagi Penjaga Rumah Ibadah

BERITAKALTIM.CO – Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji secara simbolis melepas keberangkatan kloter pertama peserta program perjalanan religi gratis ke Tanah Suci Mekkah bagi penjaga rumah ibadah (marbot), yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Biro Kesejahteraan Rakyat.

Pelepasan ini berlangsung pada Selasa pagi, 26 Agustus 2025, dan diikuti oleh sebanyak 211 orang peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Kaltim.

Program ini merupakan realisasi dari janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Seno Aji, yang berkomitmen memberikan penghargaan kepada para penjaga rumah ibadah.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul dalam rangka pelepasan kloter pertama perjalanan religi gratis yang dicanangkan Pemprov Kaltim. Saya mewakili Bapak Gubernur yang saat ini sedang berada di Maroko, mendampingi anak-anak kita di ajang MTQ Internasional. Beliau sangat bangga dan menitipkan harapan agar para peserta perjalanan religi ini mampu membawa nama baik Kalimantan Timur,” ujar Wakil Gubernur Seno Aji dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, total peserta yang akan diberangkatkan tahun ini mencapai 880 orang, terdiri dari 684 peserta muslim yang akan menjalankan ibadah umrah, serta 196 peserta non-muslim yang akan diberangkatkan ke tempat ibadah sesuai agamanya.

“Program ini bukan hanya untuk umat Islam. Kami juga menyiapkan perjalanan religi ke Yerusalem, Roma, India, dan lain sebagainya bagi umat Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Ini bentuk nyata komitmen pemerintah provinsi terhadap keberagaman,” tambahnya.

Lebih lanjut, Seno menyebut bahwa total marbot dan penjaga rumah ibadah yang telah terdata mencapai lebih dari 3.000 orang dan akan diberangkatkan secara bertahap hingga lima tahun ke depan.

Pelaksana Tugas Biro Kesra Bagian Bina Mental & Spiritual, Lora Sari, menjelaskan bahwa program ini melibatkan 11 travel lokal yang berasal dari wilayah Kalimantan Timur.

Hal ini, menurutnya, sebagai bagian dari komitmen untuk mendorong pemberdayaan pengusaha lokal.

“Kami ingin travel lokal juga tumbuh bersama dalam program ini. Karena itu, Pemprov mengarahkan penggunaan travel dari Kaltim sendiri. Ada 11 travel yang kami ajak bergabung, termasuk PT. AMSA dari Samarinda,” kata Lora.

Program perjalanan religi tidak hanya terbatas pada ibadah umrah. Pemprov Kaltim juga telah menyiapkan perjalanan religi bagi 196 penjaga rumah ibadah non-muslim yang akan diberangkatkan pada September 2025.

“Tujuan dari program ini adalah memberikan penghargaan kepada mereka yang telah mengabdi, tanpa melihat latar belakang agama. Ini bagian dari penghormatan terhadap keberagaman dan toleransi,” jelas Lora Sari

Sementara itu, Hj. Anis Herawati, perwakilan dari PT. Amanah Mabrur Sakinah (AMSA), mengungkapkan rasa syukur karena perusahaannya dipercaya menjadi salah satu dari 11 travel yang ditunjuk.

“Alhamdulillah, kami menjadi bagian dari sejarah ini. kami merasa bangga bisa mengantarkan para penjaga rumah ibadah ke Tanah Suci,” pungkasnya.

Anis juga menegaskan bahwa pelayanan kepada para jamaah dijaga dengan standar tinggi, karena mereka adalah sosok yang berjasa menjaga kesucian tempat ibadah.

Reporter : Yani | Editor : Wong

Comments are closed.