BeritaKaltim.Co

Perbaikan Jalan Kota Bangun–Kenohan Butuh Rp100 Miliar, Pemkab Kukar Gandeng Perusahaan

BERITAKALTIM.CO-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kabupaten Kutai Kartanegara, menyebut perbaikan ruas jalan poros dari Kecamatan Kota Bangun menuju Kecamatan Kenohan membutuhkan anggaran sekitar Rp100 miliar agar dapat ditangani secara menyeluruh.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Wiyono, mengatakan saat ini terjadi kerusakan di sejumlah titik pada ruas jalan tersebut sehingga diperlukan percepatan penanganan melalui skema kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan yang melintasi jalur itu.

“Di jalan itu terjadi kerusakan di sejumlah titik dan perlu dilakukan percepatan perbaikan, sehingga Pemkab Kukar berkolaborasi dengan beberapa perusahaan yang selama ini juga melintasi jalan tersebut,” kata Wiyono di Tenggarong, Sabtu.

Anggaran Awal Rp10 Miliar untuk 1 Km

Dalam perhitungan awal, Pemkab Kukar merencanakan alokasi sekitar Rp10 miliar untuk penanganan tujuh titik prioritas dengan total panjang perbaikan sekitar 1 kilometer (km).

Namun, Wiyono berharap adanya dukungan anggaran hingga Rp100 miliar agar perbaikan bisa dilakukan secara menyeluruh sepanjang 9 km, tidak hanya pada titik-titik tertentu.

Menurutnya, ruas jalan tersebut juga digunakan oleh sejumlah perusahaan perkebunan sawit yang selama ini turut melakukan perawatan secara terbatas.

Pembatasan Tonase dan Keterlibatan Perusahaan

Wiyono menekankan pentingnya pembatasan kendaraan bertonase berat guna mencegah kerusakan lebih lanjut. Ia juga mendorong perusahaan agar berpartisipasi aktif dalam pemeliharaan jalan, termasuk menyiagakan alat berat untuk penanganan cepat jika terjadi kerusakan.

Terkait keterlibatan perusahaan, kesepakatan awal telah dibahas dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Jalan Poros Kecamatan Kota Bangun–Kenohan yang digelar secara virtual, Jumat.

Rapat tersebut dipimpin Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Kukar, Ahyani Fadianur Diani. Ia menyampaikan bahwa pertemuan itu merupakan respons atas keluhan masyarakat serta hasil tinjauan Bupati dan Wakil Bupati Kukar saat Safari Ramadhan beberapa hari lalu.

“Jalan tersebut harus segera diperbaiki dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar, khususnya di Kota Bangun hingga Tabang. Kita cari solusi terbaik agar penanganannya segera dilakukan, terutama pada titik-titik yang kondisinya parah, mengingat keterbatasan anggaran,” ujarnya.

Perusahaan Siap Berkontribusi

Hasil diskusi menunjukkan rata-rata perwakilan perusahaan menyatakan siap berkontribusi seperti tahun sebelumnya. Namun, mereka masih menunggu surat resmi dari Pemkab Kukar untuk dikoordinasikan lebih lanjut dengan manajemen masing-masing terkait besaran kontribusi.

Pemkab Kukar menegaskan komitmennya mempercepat penanganan kerusakan jalan poros demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat, sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam pembangunan infrastruktur daerah.

ANTARA|Wong|Ar

Comments are closed.