BERITAKALTIM.CO- Upaya penanganan banjir di kawasan MT Haryono kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Halili Adinegara, menegaskan bahwa pembebasan lahan menjadi langkah krusial yang harus segera direalisasikan, untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Menurutnya, salah satu penyebab utama genangan adalah adanya penyempitan aliran air yang menghambat kelancaran drainase. Oleh karena itu, pembebasan lahan dinilai penting agar aliran air dapat kembali normal.
“Saya pernah mengusulkan pembebasan lahan di MT Haryono. Itu yang utama, supaya aliran air lancar karena di titik itu terjadi penyempitan,” ujarnya, pada hari Selasa, 7 April 2026.
Halili menjelaskan, meski usulan tersebut telah disampaikan, hingga kini pihaknya belum menerima informasi terbaru dari dinas terkait mengenai realisasi pembebasan lahan tersebut.
“Ini persoalan lama, tapi sampai sekarang saya belum mendapat informasi apakah sudah dilakukan pembebasan atau belum,” kata Purnawirawan POM TNI AD.
Ketua Fraksi PKB DPRD Balikpapan menegaskan, Komisi III DPRD Balikpapan akan terus mendorong pemerintah kota agar langkah tersebut menjadi prioritas dalam penanganan banjir.
Menurutnya, persoalan anggaran seharusnya tidak menjadi hambatan jika menyangkut kepentingan masyarakat luas. “Kalau untuk kepentingan masyarakat banyak, harusnya bisa diupayakan. Membangun saja bisa, masa pembebasan lahan tidak bisa,” tegas Dapil Balikpapan Utara.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Halili tetap optimistis pemerintah dapat mencari solusi pembiayaan yang tepat. Ia menilai, penanganan banjir merupakan kebutuhan mendesak yang berdampak langsung pada masyarakat. “Namanya untuk kepentingan rakyat, pasti bisa dicarikan jalan. Itu yang harus jadi prioritas,” tambahnya.
DPRD berharap pemerintah kota segera mengambil langkah konkret, agar persoalan banjir di kawasan MT Haryono tidak terus berulang, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Balikpapan.
NIKEN | WONG | Adv DPRD Balikpapan
Comments are closed.