BeritaKaltim.Co

Ujian Sekolah SMP Negeri 5 Bontang Butuh 11 Ruang, Siswa Kelas 7 dan 8 Belajar dari Rumah

BERITAKALTIM.CO – Keterbatasan ruang kelas menjadi tantangan tersendiri bagi SMP Negeri 5 Bontang dalam pelaksanaan ujian sekolah tahun ini. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah menerapkan kebijakan belajar dari rumah bagi siswa kelas 7 dan 8 selama ujian berlangsung.

Ujian sekolah bagi siswa kelas 9 dijadwalkan berlangsung pada 29–30 April 2026. Dalam pelaksanaannya, sekolah harus menyiapkan hingga 11 ruang ujian guna menampung seluruh peserta.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bangkit Riyanto, menjelaskan bahwa jumlah siswa kelas 9 mencapai 210 orang. Demi menjaga kenyamanan dan ketertiban, setiap ruang hanya diisi 20 siswa.

“Karena keterbatasan ruang, siswa kelas 7 dan 8 kami liburkan sementara dan belajar dari rumah. Ini agar pelaksanaan ujian lebih kondusif,” ujarnya saat ditemui, Selasa (28/4/2026).

Selain penataan ruang, sekolah juga telah melakukan berbagai persiapan teknis. Mulai dari penyusunan soal, koordinasi panitia, hingga simulasi pelaksanaan ujian berbasis semi daring.

Dalam sistem ini, siswa tetap mengerjakan soal secara tertulis (paper test). Namun, pada lima menit terakhir, jawaban akan diunggah melalui Google Form yang telah disiapkan panitia.

Untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), serta Seni Budaya dan Keterampilan (SBK), soal disusun oleh guru di masing-masing sekolah. Berbeda dengan Asesmen Standar Pendidikan (ASP) yang menggunakan soal hasil kolaborasi guru se-Kota Bontang.

“Semua ini sudah kami siapkan agar ujian berjalan lancar, baik dari sisi teknis maupun kesiapan siswa,” tambahnya.

Lia Abdullah | Wong | ADV

Comments are closed.