BERITAKALTIM.CO – PT Pertamina Patra Niaga dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memperkuat sinergi dalam rangka mengoptimalkan produk dalam negeri dan mendukung operasional hulu migas.
Pada Selasa (19/5/2026) di Jakarta, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra dan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menandatangani nota kesepahaman terkait optimalisasi penggunaan produk Pertamina sebagai produk dalam negeri guna memenuhi kebutuhan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi nasional.
Mars Ega, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung penguatan ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui penyediaan produk energi yang andal bagi operasional hulu migas.
“Sinergi antara Pertamina Patra Niaga dan SKK Migas diperkuat untuk memastikan kebutuhan BBM, pelumas, dan produk Pertamina lainnya dapat mendukung kelancaran kegiatan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di seluruh wilayah operasi,” kata Mars Ega.
Djoko Siswanto menyampaikan kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan dan mendukung kelancaran operasional hulu migas nasional.
“SKK Migas meyakini kemitraan antara SKK Migas dan Pertamina Patra Niaga adalah kemitraan strategis nasional. Kedua lembaga memiliki misi yang saling melengkapi di mana SKK Migas memastikan optimalisasi pengelolaan kegiatan hulu migas nasional, sementara Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan pasokan produk energi,” ujar Djoko.
Mars Ega juga menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung kebutuhan energi nasional.
Ia menegaskan bagi Pertamina Patra Niaga, kerja sama ini diharapkan menjadi bagian dari kontribusi Pertamina Patra Niaga dalam mendukung agenda besar kemandirian energi nasional.
“Karena pemerintah mempunyai cita-cita untuk kemandirian energi, Pertamina Patra Niaga sebagai bagian dari BUMN perlu mendukung program tersebut. Oleh karena itu, ini adalah bentuk dukungan Pertamina Patra Niaga dalam rangka menuju kemandirian energi,” ujarnya.
Mars Ega menambahkan kerja sama ini menjadi bagian dari rantai nilai energi yang saling terhubung.
Dengan masuknya pengelolaan kilang ke dalam Subholding Downstream Pertamina, maka Pertamina Patra Niaga tidak hanya berperan sebagai penyedia produk energi, tetapi juga menjadi bagian dari pemanfaatan lifting dari KKKS.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan dan penyediaan produk energi bagi sektor hulu migas.
“Sinergi bersama SKK Migas diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional KKKS, mendorong pencapaian target produksi migas nasional, serta memperkuat ketahanan energi Indonesia,” sebut Mars Ega.
ANTARA | WONG
Comments are closed.