BeritaKaltim.Co

Syekh Al-Baraq Beri Hadiah Al-Qur’an Bertinta Emas untuk Hafidz-Hafidzah Terbaik Kaltim

BERITAKALTIM.CO – Sebuah momen istimewa terjadi di penutupan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXX yang berlangsung di Kalimantan Timur.  Syekh Al-Baraq bin Abdullah Al Ameer, Sekretaris Atase Keagamaan Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Republik Indonesia, secara mengejutkan memberikan hadiah khusus berupa dua Al-Qur’an bertinta emas kepada hafidz dan hafidzah 30 juz terbaik yang berasal dari Kaltim.

Hadiah ini menjadi simbol penghargaan atas dedikasi dan pencapaian para penghafal Al-Qur’an terbaik di Kalimantan Timur, yang telah berkompetisi di ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.

Dengan bahasa Indonesia yang terbatas, Syekh Al-Baraq mengungkapkan.

“Ini hadiah untuk putra-putri terbaik Kaltim penghafal Al-Qur’an 30 juz,” ujarnya dengan senyum hangat.

Hadiah berharga tersebut diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik. Al-Qur’an dengan tinta emas yang diberikan tidak hanya memiliki nilai spiritual yang tinggi, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi para hafidz dan hafidzah di Kalimantan Timur untuk terus berjuang dan menjaga hafalan mereka.

Akmal Malik mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kehadiran perwakilan dari Pemerintah Arab Saudi di Benua Etam. Menurutnya, kunjungan ini merupakan wujud nyata hubungan baik antara Kalimantan Timur dan Arab Saudi, khususnya dalam hal pembinaan Al-Qur’an di Indonesia.

“Arab Saudi sangat perhatian, atensinya sangat luar biasa untuk pembinaan Al-Qur’an di Indonesia. Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Kalimantan Timur, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ungkap Akmal.

Ia juga berharap agar kolaborasi yang sudah terjalin ini dapat terus berlanjut ke depan.

Insyaallah, kita akan selalu bisa berkolaborasi dalam syiar Al-Qur’an dan memperkuat ukhuwah Islamiyah antara Kalimantan Timur dan Arab Saudi,” tambahnya.

Penutupan MTQ Nasional XXX di Kalimantan Timur ini menjadi bukti bahwa acara keagamaan tersebut bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan antar negara Muslim dan mendorong syiar Al-Qur’an di Indonesia, khususnya di Kaltim.

Kehadiran Syekh Al-Baraq dan hadiah Al-Qur’an bertinta emas menjadi catatan sejarah bagi Kalimantan Timur, yang terus berkomitmen menjadi pusat pembinaan hafidz dan hafidzah di Indonesia. #

Reporter: Yani | Editor: Wong

Comments are closed.