BeritaKaltim.Co

Disdikbud Kaltim Serahkan 19 Unit Bus Sekolah untuk Dukung Akses Pendidikan

BERITAKALTIM.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus berupaya memastikan tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena kendala akses transportasi.

Dalam rangka mewujudkan komitmen tersebut, Plt. Kadisdikbud Kaltim, Irhamsyah, mengumumkan pengadaan 19 unit bus sekolah pada tahun 2024.

Dari jumlah tersebut, 17 unit bus diperuntukkan bagi SMK yang memiliki program keahlian pariwisata, mendukung kebutuhan praktik siswa di lapangan. Dua unit lainnya diserahkan langsung pada acara penyerahan hari ini kepada SMA Negeri 2 Sebulu dan SMA Negeri 3 Marangkayu.

“Kita menyerahkan dua unit bus ini untuk membantu anak-anak yang putus sekolah agar dapat melanjutkan pendidikan. Jangan sampai transportasi menjadi alasan mereka tidak bersekolah,” ungkap Irhamsyah saat di temui di Samarinda, Sabtu (7/12/2024).

Mengatasi Kendala Transportasi di Daerah Terpencil

Irhamsyah menjelaskan, kedua wilayah penerima bus ini memiliki tantangan geografis yang cukup signifikan. Marangkayu, misalnya, kerap menghadapi kondisi jalan yang berbahaya saat hujan.

“Di Marangkayu, kondisi lalu lintas sering kali rawan kecelakaan saat hujan lebat. Dengan bus ini, kami harap anak-anak tetap bisa bersekolah tanpa hambatan,” jelasnya.

Selain itu, jarak yang jauh antara rumah dan sekolah di Sebulu juga menjadi pertimbangan utama. Minimnya sarana transportasi di daerah ini membuat banyak siswa terancam putus sekolah.

“Ini adalah solusi agar anak-anak tetap bisa bersekolah meskipun hujan atau banjir. Kami ingin memastikan tidak ada hambatan dalam perjalanan mereka menuju sekolah,” tambahnya.

Rencana ke Depan: Fasilitasi Sekolah di Daerah Prioritas

Irhamsyah juga mengungkapkan rencana jangka panjang Disdikbud Kaltim untuk terus mendukung siswa di daerah terpencil lainnya.

“Ke depan, kami akan melakukan inventarisasi daerah yang paling membutuhkan bus sekolah. Wilayah seperti Teluk Pandan dan Mahakam Ulu juga menjadi prioritas kami,” katanya.

Program pengadaan bus sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah di Kalimantan Timur, terutama di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.

“Kami ingin memastikan bahwa semua anak di Kaltim mendapatkan kesempatan untuk bersekolah tanpa kendala transportasi,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Disdikbud Kaltim menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan merata di seluruh pelosok daerah. #

 

Reporter: Yani | Editor: wong | ADV diskominfo Kaltim

Comments are closed.