BeritaKaltim.Co

Warga Marangkayu Diminta Waspadai Bahaya Buaya Pasca Insiden Desa Santan Ulu

BERITAKALTIM.CO-Pemerintah Kecamatan Marangkayu mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat, khususnya warga Desa Santan Ulu RT 9, untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul insiden serangan buaya yang terjadi pada tanggal 8 Juli 2025.

Imbauan ini disampaikan Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kecamatan Marangkayu Lili Herlina, di Kantor Camat Marangkayu, Rabu (9/7/2025).

Kasi Kesra Kecamatan Marangkayu Lili Herlina menyampaikan ungkapan keprihatinan atas musibah yang terjadi. Disampaikan ajakan agar seluruh warga untuk lebih waspada, terutama saat berada di sekitar sungai atau wilayah yang rawan akan serangan buaya.

Ditekankan Lili Herlina pentingnya kewaspadaan ketika beraktivitas di wilayah sungai, mengingat keberadaan buaya yang bisa mengancam keselamatan.

Kasi Kesra Lili Herlina juga mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas di sekitar sungai pada malam hari, terlebih ketika kondisi cuaca sedang buruk.

Kepada para orang tua diminta untuk selalu mengawasi anak yang bermain di sekitar sungai agar terhindar dari bahaya.

Kepada masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak panik.

“Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari pertolongan dari warga sekitar, lalu segera menghubungi petugas yang berwenang seperti polisi atau tim SAR untuk mendapatkan bantuan,” ujar Lili Herlina.

Pemerintah Kecamatan Marangkayu juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman serangan buaya.

“Kerja sama, saling menjaga, dan saling membantu antar warga menjadi hal penting dalam menghadapi situasi darurat seperti ini,” tutur Lili Herlina.

Dengan adanya imbauan ini, diharapkan seluruh warga dapat lebih waspada dan sigap dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Pemerintah juga berkomitmen untuk terus memantau situasi dan memberikan dukungan bantuan kepada warga yang terdampak.#

Editor: Hoesin KH|Adv|Diskominfo Kukar

Comments are closed.