BeritaKaltim.Co

Wapres Gibran Kembali ke Tanah Air Usai Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan

BERITAKALTIM.CO-Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka tiba di Indonesia pada Senin pagi setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja selama tiga hari di Afrika Selatan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg.

Wapres Gibran berangkat dari Bandar Udara Internasional O.R. Tambo, Johannesburg, Minggu sekitar pukul 18.00 waktu setempat atau 23.00 WIB. Setelah menempuh penerbangan selama kurang lebih 10 jam 45 menit, pesawat yang membawa rombongan mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.45 WIB.

Setibanya di Tanah Air, Gibran disambut sejumlah pejabat di bawah tangga pesawat sebelum kemudian menuju Istana Wakil Presiden menggunakan mobil Maung putih berlogo 80.

Rangkaian Kegiatan Selama di Afrika Selatan

Gibran menjalankan agenda kerja di Johannesburg pada 21–23 November 2025. Agenda dibuka dengan menghadiri Indonesia–Africa CEO Forum pada Jumat (21/11), dilanjutkan dengan keikutsertaan dalam KTT G20 di Johannesburg Expo Center pada Sabtu dan Minggu (22–23/11). Selain itu, ia juga menggelar pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara mitra.

Pada forum G20, Wapres menyampaikan pidato dalam tiga sesi tematik.

Dorong Inklusi Keuangan dan Ekonomi Digital

Dalam sesi pertama yang menyoroti isu ekonomi berkelanjutan, perdagangan, pembiayaan pembangunan, dan persoalan utang negara berkembang, Gibran menekankan pentingnya inklusi keuangan sebagai upaya mengurangi ketimpangan. Ia turut memperkenalkan sistem pembayaran digital QRIS sebagai inovasi nasional yang mendorong partisipasi ekonomi masyarakat.

Di sesi ini, Gibran juga menyinggung perkembangan kripto dan token digital yang dinilai menghadirkan peluang sekaligus risiko bagi perekonomian global.

“Oleh karena itu, Indonesia mengusulkan agar G20 memulai dialog tentang ekonomi intelijen,” ujar Wapres.

Bahas Ketahanan Berkelanjutan dan Program MBG

Dalam sesi kedua, Gibran memaparkan pentingnya ketahanan berkelanjutan, mengingat Indonesia menghadapi lebih dari 3.000 bencana setiap tahun karena terletak di wilayah Cincin Api Pasifik. Menurutnya, ketahanan bukan sekadar konsep, tetapi realitas yang dihadapi masyarakat Indonesia setiap hari.

Ia juga menegaskan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo Subianto merupakan investasi strategis untuk memperkuat ketahanan pangan, sekaligus memberdayakan petani dan peternak lokal.

“Makan Bergizi Gratis bagi 80 juta pelajar dan ibu hamil akan memperluas kegiatan ekonomi dan mendorong penggunaan produk lokal,” kata Gibran.

Soroti AI dan Mineral Kritis

Pada sesi ketiga, Wapres menyoroti peran kecerdasan buatan (AI) dan mineral kritis dalam mendukung transisi energi dan pengembangan industri berteknologi tinggi. Tema tersebut, kata Gibran, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya transformasi industri dan teknologi nasional.

ANTARA|Wong|Ar

Comments are closed.