BeritaKaltim.Co

Sepanjang 2025, Bengkulu Diguncang 627 Gempa, 32 Dirasakan Warga

BERITAKALTIM.CO-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang mencatat sebanyak 627 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu sepanjang periode Januari hingga Desember 2025.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Muda Stasiun Geofisika Kepahiang, Detalia Nurutami, mengatakan dari ratusan kejadian tersebut, 32 gempa di antaranya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Selama tahun 2025, kami mencatat sebanyak 627 kejadian gempa di Provinsi Bengkulu, dengan 32 kejadian gempa yang dirasakan oleh masyarakat,” kata Detalia di Kota Bengkulu, Jumat.

Ia menjelaskan, gempa bumi yang terjadi di Bengkulu sepanjang 2025 didominasi oleh gempa dangkal dengan rentang magnitudo 2,0 hingga 4,0.

Adapun wilayah yang paling sering mengalami aktivitas gempa meliputi Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Kaur.

Detalia menyebutkan, gempa bumi paling signifikan yang dirasakan masyarakat Bengkulu terjadi pada 23 Mei 2025 pukul 02.52 WIB dengan magnitudo 6,0. Gempa tersebut dipicu oleh aktivitas deformasi di bawah kerak bumi.

“Gempa berkekuatan magnitudo 6,0 itu dirasakan masyarakat dengan skala intensitas IV hingga V MMI dan menimbulkan kerusakan di sejumlah wilayah,” ujarnya.

Dampak gempa tersebut antara lain menyebabkan lima unit rumah rusak di Kabupaten Bengkulu Tengah, 192 unit rumah rusak di Kota Bengkulu, serta kerusakan sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, masjid, gedung perkantoran, dan Balai Buntar di Kota Bengkulu.

Seiring tingginya aktivitas kegempaan, BMKG Stasiun Geofisika Bengkulu terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta memahami langkah-langkah mitigasi bencana gempa bumi.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu siap melakukan evakuasi apabila merasakan gempa dan tidak mudah terpancing informasi atau isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

ANTARA|Wong|Ar

Comments are closed.