BERITAKALTIM.CO-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyerahkan penghargaan dan tali asih kepada 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Balikpapan H. Bagus Susetyo menegaskan bahwa masa pensiun bukan akhir dari pengabdian seorang ASN kepada masyarakat dan daerah.
Menurut Bagus, Pemkot Balikpapan bersama PT Taspen memberikan sejumlah fasilitas bagi ASN yang memasuki masa purna tugas, termasuk santunan tali asih senilai Rp7,5 juta dari pemerintah kota, di luar tabungan hari tua dari Taspen.
“Yang penting pesan dari pemerintah kota, ini bukan sekadar seremonial dan bukan berhentinya berkarya. Bapak dan ibu yang memasuki purna tugas tetap bisa memberikan kontribusi dan pemikiran, minimal di keluarga dan lingkungan terdekat, bahkan lebih baik lagi untuk Kota Balikpapan,” ujarnya, di Auditorium Balai Kota, pada hari Senin, 18 Mei 2026.
Ia berharap pengalaman dan pengabdian para ASN selama bertugas dapat diwariskan kepada generasi ASN yang masih aktif.
Dalam sambutannya kepada 14 ASN yang pensiun, Bagus menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi mereka selama puluhan tahun mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian bapak dan ibu sekalian,” katanya.
Menurutnya, jejak karya dan keteladanan para ASN akan menjadi contoh bagi aparatur berikutnya. Ia juga menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa dapat terus dilakukan melalui berbagai peran di masyarakat.
“Purna tugas bukan berarti berhenti mengabdi. Ke depan pengabdian dapat diwujudkan melalui keluarga, masyarakat, organisasi sosial, kegiatan keagamaan, hingga aktivitas produktif lainnya, termasuk menjadi wirausaha,” ujar Bagus.
Ia menambahkan, pengalaman dan kebijaksanaan para pensiunan ASN merupakan modal sosial yang tetap dibutuhkan daerah.
“Saya yakin jiwa pengabdian seorang ASN tidak akan pernah benar-benar pensiun. Hanya berganti ruang dan peran, namun tetap hadir untuk Indonesia dan Balikpapan yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Balikpapan Purnomo menjelaskan, 14 ASN yang memasuki masa pensiun terdiri dari pejabat eselon III, eselon IV, tenaga pelaksana, hingga jabatan fungsional guru dan tenaga kesehatan.
“Paling banyak memang dari kalangan guru, baik guru SD maupun SMP. Rata-rata masa pengabdiannya antara 23 sampai 38 tahun,” jelasnya.
Ia berharap para pensiunan ASN tetap dapat memberikan kontribusi bagi Kota Balikpapan meski sudah tidak lagi aktif di birokrasi.
“Semoga pensiun bukan akhir dari pengabdian. Mereka tetap bisa mengabdikan kemampuan dan pengalamannya untuk masyarakat dan Kota Balikpapan,” harapnya.
ANTARA | WONG
Comments are closed.