BeritaKaltim.Co

Anggota DPRD Nunukan Anggap Aneh Satpol PP Punya Anjing Pelacak

NUNUKAN,BERITAKALTIM.com- DPRD Kabupaten Nunukan soroti langkah Sat Pol PP Nunukan memelihara 4 anjing pelacak jenis herder. Anggota Badan Anggaran DPRD Nunukan Andi Mutamir mengatakan, pengadaan anjing pelacak di Markas Sat Pol PP Nunukan dinilai melanggar aturan karena dalam APBD Nunukan tahun 2016 tidak menyebutkan adanya kegiatan pengadaan anjing pelacak.

“Tidak boleh diadakan kalau tidak ada anggarannya. Tidak bisa langsung beli barang baru dianggarkan, sebelum dibeli harus ada perencanaan dulu,” ujarnya, Senin (18/04/2016).

Andi Mutamir menambahkan, pengadaan anjing pelacak juga tidak sesuai dengan Tupoksi dari Sat Pol PP yang merupakan aparat penegak Perda. Alasan pengadaan anjing pelacak dikarenakan Nunukan darurat Narkoba menurut Politisi PPP ini masih ada instansi yang lebih berwenang mengatasi hal tersebut.

Apalagi menurutnya memelihara anjing pelacak selain membutuhkan anggaran yang besar untuk perawatan juga harus memiliki pawang yang terlatih.

“Gunanya untuk apa sih membeli anjing pelacak? Tupoksi Satpol PP sudah jelas sebagai penegak perda, bukan melacak narkoba. Itukan wewenangnya kepolisian. Lagi pula sebentar lagi polisi juga punya anjing pelacak. Anggota polisi sudah disekolahkan. Untuk pemeliharaan anjing pelacak costnya bukan murah, dan untuk menangani bukan orang sembarangan. Pokoknya belum layaklah Pol PP memiliki anjing pelacak,” imbuh Andi Mutamir.

Andi Mutamir mengaku Banggar DPRD Nunukan dipastikan akan menolak jika nantinya akan mengajukan usulan pembelian anjing pelacak dalam APBD Nunukkan Perubahan tahun 2016. “Banggar akan menolak, DPR tetap akan menolak,” ujarnya.

Sebelumnya Sekertaris Sat Pol PP Nunukan Lukas Iskandar mengaku membutuhkan anggaran hingga 200 juta rupiah untuk membeli 4 ekor anjing pelacak jenis herder dari Trawas Sidoarjo Jawa Timur, meski tim anggaran sebelumnya mencoret usulan pembelian anjing tersebut dalam usulan anggaran tahun 2016.

Kedatangan anjing pelacak dan biaya perawatan, menurutnya, masih ditanggung oleh Kasat Pol PP Nunukan Roby Nahak Serang. Rencananya Pol PP Nunukan akan memasukkan anggaran pengadaan dan pemeliharaan anjing pelacak dalam APBD Perubahan tahun 2016. #dhim

Comments are closed.