BeritaKaltim.Co

Manfaatkan Teknologi Tepat Guna, Dinas Sosial Bontang Gelar FGD

BONTANG, beritakaltim.co – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat kota Bontang menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) di Auditorium Taman 3 Dimensi, Selasa, 15 Oktober 2019. Dengan mengusung tema Posyantek Aktif Untuk Peningkatan Usaha dan Ekonomi Masyarakat Menuju Bontang Kreatif City, acara dibuka oleh Walikota Bontang, Neni Moerniaeni diwakili oleh Asisten I Pemerintah Kota Bontang, Bahri.
Kepala Dinas Sosial dan Permasyarakatan Kota Bontang, Safa Muha mengatakan Posyantek merupakan salah satu amanah dari undang-undang yang juga menjadi turunan dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Di kota Bontang sendiri Posyantek telah dilakukan sejak tahun 2007. Namun penyelenggaraan posyantek pada tahun ini dikemas berbeda dari tahun sebelumnya.
“Saya sampaikan bahwa mungkin juga baru ada digelar model fokus begini. Karena selama 4 tahun saya pernah menjadi Camat tidak pernah ada diskusi seperti ini. Akibatnya setelah ada produk menjadi bingung. Untuk itu saya kemas dengan FGD seperti ini agar kita bisa fokus berdiskusi dan kegiatan kedepan mulai ada arahnya,” ujar Safa Muha yang juga sebagai Ketua Panitia penyelenggara.
Adapun peserta terdiri dari perwakilan seluruh kecamatan dan kelurahan se-kota Bontang, perwakilan SMKN 1, SMKN 2, SMKN 3, SMK Nusantara, Stitek, STTIB, pemerhati teknologi tepat guna, Forum Anak kota Bontang, dan Balai Pelatihan Kerja kota Bontang. Sedangkan pemateri didatangkan dari pulau Jawa yakni Cathas Teguh Prakoso dan Achmad Supriyoto.
“Kesimpulannya adalah bagaimana merevitalisasi kembali Posyantek yang ada di masyarakat sehingga fungsinya dapat kembali berjalan dengan baik dan kembali menggeliat. Selain itu juga untuk memberikan akses kepada anak-anak kita yang ada sehingga teknologi tepat guna yang ditemukan mendapatkan tempat dan fasilitas yang memadai,” tegasnya.
Sesaat sebelum membuka acara, Asisten I Pemerintah kota Bontang, Bahri mengatakan tujuan dari diadakan posyantek sejalan dengan salah satu visi misi kota Bontang yakni menjadikan Bontang sebagai creativ city.
“Tujuannya bagaimana agar ini tidak hanya sekedar nama tapi bisa bergerak dengan tujuan peningkatan perekonomian untuk pencapaian target sebagai creativ city,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bahri juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar bersiap diri dan terus mengikuti perkembangan teknologi agar tidak menjadi warga yang ketinggalan.
“Terutama kepada junior-junior ini, persiapkan diri kalian.jangan sampai jadi penonton di negeri sendiri. Buktikan bahwa manusia milenia adalah manusia lebih lebih hebat dari manusia 60an,” pungkasnya. #Adv/Yin

Comments are closed.