BERITAKALTIM.CO- Satgas Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur mengumumkan kembali perubahan statistik pasien virus Korona. Jumlahnya terus bergerak, baik yang terkonfirmasi positif, sembuh maupun yang meninggal dunia. Dua kota zona merah, Bontang dan Samarinda menunjukkan trend meningkat terus. Update 28 Agustus 2020, terjadi peningkatan jumlah pasien positif di Bontang 41 kasus dan Samarinda 31 kasus.
Dengan penambahana pasien terkonfirmasi positif tersebut di Bontang saat ini masih ada 191 pasien yang dirawat menunggu kesembuhan. Sementara kumulatif pasien terpapar 277 orang dengan 84 diantarannya sembuh dan 2 orang meninggal dunia.
Sedangkan di Samarinda, pasien positif yang dirawat masih 237 orang. Di ibukota provinsi Kaltim itu jumlah pasien terpapar 783 orang dengan 516 diantaranya sembuh dan 30 meninggal dunia.
Kota Balikpapan masih menjadi daerah memeberikan kontribusi paling besar korban virus korona. Kumulatif warga terpapar virus ada 1.571 orang dan 910 kasus sembuh. Pasien positif yang meninggal dunia 96 orang dan yang masih dirawat menanti kesembuhan 565 pasien.
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim Andi M Ishak mengingatkan masyarakat masih tingginya tingkat penularan virus. Tranmisi lokal membuat banyak warga tidak menyadari dirinya sudah tertular virus, tapi baru ketahuan setelah sakit berobat ke dokter atau saat diperiksa oleh tempatnya bekerja dengan rapidtes atau swab.
“Masih terus terjadi peningkatan warga tertular. Itu sebabnya kami selalu mengingatkan agar kewaspadaan semakin ditingkatkan,” ujar Andi M Ishak.
Update seluruh Kaltim, jumlah pasien positif kumulatif ada 3.723 orang dengan 2.258 diantaranya sembuh dan 147 orang meninggal dunia. Sementara yang masih dirawat ada 1.318 orang. #
Wartawan : Charle
Comments are closed.