BERITAKALTIM.CO- Seorang pengusaha Samarinda yang juga terkenal sebagai Youtuber, HSS, dituding sejumlah petani peternak sapi melakukan penipuan. Tepatnya, HSS membeli hewan ternak potong dari petani dengan total harga Rp839 Juta, tapi sudah dua tahun tidak juga dibayar.
Pengaduan para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Damar Wulan, Desa Lubuk Sawah, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, sudah masuk ke kepolisian sejak April 2022. Sementara transaksi jual beli sapi terjadi tahun 2021, di mana waktu itu, cerita para petani, HSS membeli 37 ekor Sapi dengan harga Rp839 Juta.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Kompol Andika Dharma Sena, Sabtu (11/2/2023) melalui sambungan telepon, mengatakan kasus itu masih ditangani polisi dan memasuki tahap penyidikan.
“Kasus dari Polsek (Sungai Pinang,red) sudah diserahkan ke Polresta Samarinda. Untuk kasus sudah ditahap penyidikan,” kata Kompol Andika.
Sementara, pengusaha HSS sendiri mengakui tidak pernah berniat menipu para petani. Persoalan yang terjadi adalah kondisi keuangan perusahaannya sedang tidak baik-baik saja. HSS mengaku sudah bertemu dengan para petani dan dia menjanjikan akan membayar setelah lebaran Idul Fitri.
“Saya bilang kepada mereka habis lebaran saya bayar,” kata HSS.
Dia beralasan masih menunggu uang dari menggadai rumah. Kondisi keuangan tidak membaik lantaran hujan yang terus menerus membuat usahanya memperbaik jalan tidak selesai-selesai.
“Itulah Allah sedang menguji saya,” pungkasnya. #
Reporter: Nita | Editor: Wong