BeritaKaltim.Co

Kebutuhan Air Bersih Program Prioritas

TANJUNG REDEB BERITAKALTIM.CO -Selain listrik, air bersih menjadi kebutuhan dasar yang saat ini masuk dalam prioritas pemerintah daerah untuk dipenuhi. Karena masih banyak masyarakat yang belum maksimal menikmati air bersih khususnya di daerah perkampungan. Pemerintah Kabupaten Berau pun menjadikan air bersih sebagai program yang prioritas untuk dipenuhi.

Bupati Muharram mengakui, dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) masih banyak kampung yang mengajukan usulan pemenuhan kebutuhan air bersih ini. Tentu hal ini menjadi pertimbangan untuk dimasukan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di tahun depan.

Disampaikan Muharram, dalam pemenuhan air bersih ini, pemerintah melakukan secara bertahap. Dimana sebelumnya, PDAM Tirta Segah telah melakukan pemasangan sambungan rumah baru kepada sekitar 3000 pelanggan. Tentu hal ini merupakan kemajuan untuk terus dilaksanakan. “Kita terus upayakan agar air bersih ini bisa dinikmati seluruh masyarakat. Yang jelas harus ada progresnya dulu, sudah sejauh mana pemenuhan ini, dan daerah mana saja yang belum menikmati. Ini akan kita benahi bertahap,” jelasnya.

Hal yang sama disampaikan Wakil Bupati Agus Tantomo. Ia menegaskan, di tengah penurunan anggaran yang terjadi saat ini, pemerintah daerah tentu membagi-bagi program yang masuk dalam prioritas. Dan pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan prioritas dimana hal ini masuk dalam kebutuhan primer, yang artinya tidak bisa ditunda lagi pemenuhannya. “Harus kita bedakan mana yang primer dan sekunder. Kalau listrik dan air bersih serta jalan masuk dalam primer, sementara kebutuhan lain merupakan sekunder. Ini yang kita prioritaskan dalam mengatasi penurunan anggaran,” tegasnya.

Sementara Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi mengatakan, pihaknya terus berupaya dalam memenuhi kebutuhan dasar ini. Dimana sebelumnya telah dilakukan pemasangan sambungan rumah baru. Di tahun ini direncanakan akan dibangunkan lagi pemasangan sambungan rumah baru lagi. Namun dalam menjalankan program ini pihaknya akan fokus untuk daerah perkampungan.

“Kalau tidak ada halangan, pada tahun ini kita akan lakukan pemasangan sekitar 1000 sambungan rumah lagi, seperti di Merancang dan Labanan. Karena di sana telah ada IPA kita, dan target segitu diharapkan bisa tercapai. Selain itu kita juga akan mengoperasikan IPA di Talisayan, tahap awal sudah kita koordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang,” jelasnya.(adv/mar)

Comments are closed.