BeritaKaltim.Co

Diskoperindag Kendalikan Harga Melalui Pasar Murah

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menggelar pasar murah di halaman kantornya. Kegiatan diselengarakan selama tiga hari penuh mulai Senin (27/5) hingga Rabu (29/5).

Dalam program pasar murah ini, Disperindagkop bekerja sama dengan agen dan menjual bahan pokok dengan harga agen. Sehingga harga jual jauh lebih murah dari harga di pasaran. Beberapa bahan pokok yang dijual mulai dari beras, gula, minyak goreng, tepung, susu, hingga minuman kebutuhan masyarakat baik untuk ramadan maupun menyambut hari raya Idulfitri.

“Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus meningkatkan daya beli mereka. Karena produk-produk yang dijual, lebih murah dari harga pasaran,” kata kepala Diskoperindagkop, Wiyati.

Program pasar murah ini juga merupakan upaya pemerintah mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tetap stabil. Upaya ini juga, sebagai tindak lanjut dari arahan Disperindagkop Provinsi Kaltim yang juga meminta untuk digelar pasar murah.

“Ini sudah merupakan program kita rutin setiap tahun. Kita fokus pada empat kecamatan terdekat, dan sudah ada jadwalnya,” jelasnya.

Wiyati mengajak masyarakat untuk membeli bahan pangan untuk kebutuham ramadan dan lebaran, dengan berbelanja produk sembako di pasar murah yang digelar di halaman Disperindagkop Berau, di Jalan Dr Murjani I Tanjung Redeb. Produk-produk yang dijual di antaranya beras, gula, minyak goreng, tepung, susu hingga kue kering dan produk makanan-minuman lainnya.

Selain pasar murah, Wiyati mengatakan, selama bulan ramadan ini pihaknya terus memantau fluktuasi harga pasar. Beberapa komuditas pasar, menurutnya memang mengalami kenaikan harga. Namun kenaikan harga ini, kata Wiyati masih dalam ambang kewajaran.

“Karena menjelang lebaran, permintaan masyarakat semakin meningkat. Tapi karena pasokanya lancar, cadangannya mencukupi, kenaikan harga masih dalam batas-batas yang wajar,” tandasnya.

Beberapa komuditas pasar yang mengalami kenaikan di antaranya daging sapi, daging ayam, telur yang selama ini pasokannya mengandalkan kiriman dari luar daerah. (adv)

Comments are closed.