Andi Harun dan Zairin Zain Tereleminir dari PDI Perjuangan

oleh -349 views
Siswadi, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Samarinda.

SAMARINDA, beritakaltim.co- Dua bakal calon Wali Kota Samarinda yang mendaftar dalam penjaringan PDI Perjuangan, Andi Harun dan Zairin Zain, hampir pasti tereleminir dari proses seleksi partai politik berlambang banteng tersebut.

“Kedua calon wali kota ini sulit mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan,” kata Siswadi, Ketua PDI Perjuangan Kaltim didampingi Sekretaris Achmad Sofian, Rabu (29/01/2020) di Kantor DPRD Kota Samarinda.

Alasan Andi Harun dan Zairin Zain kemungkinan tereleminir lebih dulu sebelum proses seleksi yang dilakukan DPP PDIP di Jakarta, lantaran keduanya sudah menentukan sendiri siapa bakal calon wakil masing-masing. Padahal, PDIP memiliki mekanisme di mana mengusung seorang calon, maka partai yang menentukan siapa wakilnya.

Andi Harun berpasangan dengan Rusmadi Wongso serta Zairin Zain berpasangan dengan Sarwono. Menurut Siswadi, PDIP terganggu karena kedua pasangan ini sudah mendeklarasikan yang ditandai dengan banyaknya baliho dan poster foto-foto mereka berdua berpasangan.

“Ketika PDIP membuka penjaringan, ada 12 bakal calon wali kota maupun wakilnya yang mengambil formulir dan mendaftarkan diri. Di antaranya adalah Andi Harun dan Zairin Zain. Sementara untuk bakal calon wakilnya, Rusmadi Wongso maupun Sarwono, tak mendaftar,” ujarnya.

Nama-nama bakal calon itu sudah masuk dalam tahap penggodokan oleh DPP PDIP. Menurut Siswadi, karena alasan kedua pasang sudah mendaklarasikan diri, maka tipis kemungkinan bakal mendapat sokongan dari PDI Perjuangan.

Saat disinggung siapa bakal calon yang berpeluang besar akan diusung partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini, Siswadi mengatakan belum bisa menanggapi hal itu.
Menurut dia, saat ini semuanya tengah berproses baik dari DPD maupun DPP. Selain itu survey 12 kandidat itu juga tengah berlangsung.

Siswadi menyebutkan, survei adalah salah satu syarat yang menentukan kandidat yang akan diusung.

“Kenapa survei, karena kami ingin kandidat yang diusung betul betul independent, dan tujuanya adalah bisa memenangkan pertarungan,” jelas Siswadi.

Siswadi juga mengatakan bahwa sebelum ada rekomendasi dari DPP maka belum ada syarat sah pasangan calon walikota dam wakil walikota yang akan diusung PDIP.
“Pegangan kami adalah surat rekomendasi dari DPP,” tutupnya. #

Wartawan: Heriman