BeritaKaltim.Co

Workshop BNN Kota Balikpapan Bersama Insan Media

BERITAKALTIM.CO- Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, menggelar workshop penguatan kapasitas kepada insan media untuk mendukung kota tanggap ancaman narkoba, pada Selasa (8/6/2021).

Hadir dalam kegiatan ini Kepala BNNK Balikpapan Kompol Muhammad Daud dan staf Humas BNNK Balikpapan yang juga sebagai pemateri, Perwakilan PWI Kota Balikpapan Imam Santoso, perwakilan Diskominfo Balikpapan Qomariah.

Dalam sambutan Kepala BNNK Balikpapan M.Daud mengatakan, saat ini banyak sekali pemakai coba-coba dari kalangan anak dan remaja yang jumlahnya sangat tinggi. Dan para pemakai pada tahap ini tidak mungkin dipidanakan dan perlu diberikan sosialisasi dan rehabilitasi.

Pemaparan materi oleh perwakilan PWI Balikpapan Imam S mengenai Peran Insan Media dalam Pemberitaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Melihat situasi dan kondisi maka peran kita semua disemua lini dan stakeholder masyarakat turut serta dalam pencegahan narkoba, bahkan juga insan media,” jelasnya kepada awak media.

Kepala BNNK Balikpapan Kompol M Daud menyebut pada tahun 2021 ini sudah berhasil mengungkap tiga kasus narkoba. Salah satunya narkoba jenis baru yakni tembakau gorila atau sintetis.

Terkait peredaran barang haram ini, Daud mengatakan, sasaran peredaran tembako gorila ini adalah anak usia muda dan produktif, yakni para pelajar hingga mahasiswa.

“Ini peredarannya melibatkan para pelajar yang usianya sangat muda, jadi perlu diwaspadai. Saat ini sedang kita perluas,” jelasnya.

Seberapa bahaya tembakau sintetis hingga menjadi atensi BNNK Balikpapan, Daud menjelaskan, dari segi tembakau sejatinya tidaklah berbahaya. Namun lebih kepada sintetisnya yang ternyata masuk golongan narkotika.

“Makanya itu bukan barang bukti jenis tumbuhan, tapi jenis kimia. Efeknya sama, seperti halusinasi dan lainnya. Kemudian sifatnya ketergantungan,” katanya.

Pemberian materi selanjutnya oleh perwakilan PWI Balikpapan Imam Santoso mengenai Peran Insan Media dalam Pemberitaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Materi selanjutnya disampaikan oleh perwakilan Diskominfo Qomariah, mengenai Sinergitas Pemerintah dengan Media. Dan ditutup dengan materi Pemberitaan P4GN yang disampaikan oleh Humas BNNK Blaikpapan Alfin Agung Nugroho.

Tujuan dari kegiatan ini adalah melalui kegiatan ini diharapkan agar para peserta siap menjadi garda terdepan dalam program P4GN dan mampu mengedukasi masyarakat luas tentang bahaya narkotika. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.