BeritaKaltim.Co

500 Tentara Turki Ditarik dari Afghanistan

BERITAKALTIM.CO – Mengklaim berhasil menjalan tugas perbantuan keamanan di Turki pasca Taliban mengambil alih pemerintahan Afghanistan, Pemerintah Turki menarik pasukannya. Hal ini disampaikan oleh Kementerian pertahanan Turki.

“Angkatan Bersenjata Turki kembali ke tanah air kami dengan bangga telah berhasil memenuhi tugas yang dipercayakan kepadanya,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, dilansir AFP, Kamis (26/8/2021).

Langkah ini sekaligus mengabaikan rencana Turki yang sebelumnya berniat mengamankan bandara strategis Kabul.

Turki diketahui memiliki lebih dari 500 tentara non-tempur yang ditempatkan di Afghanistan sebagai bagian dari misi NATO.

Sebelumnya Turki telah bernegosiasi dengan Taliban dan Washington tentang menjaga dan melindungi bandara setelah penarikan pasukan AS, yang dijadwalkan akan selesai pada hari Selasa.

Rencana pengamanan yang buyar itu, disinyalir erat kaitannya dengan proses cepat perebutan ibu kota Afghanistan oleh Taliban yang membuat rencana Ankara berantakan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Ankara masih tertarik memainkan peran di Afghanistan, menjaga jalur komunikasinya tetap terbuka dengan para pemimpin Taliban.

“Penting bagi Afghanistan untuk menstabilkan. Turki akan terus berdialog dengan semua pihak di Afghanistan sejalan dengan tujuan ini,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat penarikan pasukan diumumkan. (*)

Comments are closed.