BeritaKaltim.Co

Peredaran Narkoba Masif Sampai Pelosok, Ini Langkah Pemkab Kukar

BERITAKALTIM.CO- Bulan November tahun 2016 Kota Tenggarong pernah geger. Ayah dan anak yang masih sekolah SMP ditangkap karena menjual Narkoba jenis sabu. Keduanya diamankan polisi dan ternyata ayahnya adalah seorang oknum PNS (Pegawai Negeri Sipil).

Cerita nyata itu membekas. Sudah seluruh kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegera dimasuki Narkoba. Tak hanya yang dialami ayah-anak yang tinggal di Kelurahan Panji Tenggarong itu, tapi sudah merasuk hingga 193 desa di seluruh Kabupaten Kukar.

Peredarannya sudah sampai ke pelosok-pelosok secara masif. Ditambah dengan masuknya karyawan perusahaan tambang, kelapa sawit dan usaha lain yang diantaranya datang dari kota membawa barang yang dilarang negara itu.

Fakta itu didukung pula dengan data; Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kukar, penyalahgunaan narkoba di kabupaten ini terus meningkat. Pada 2019, ada 240 kasus. Setahun kemudian, meningkat menjadi 280 kasus. Sementara pada 2021, sampai September saja, Kepolisian Resor Kukar telah mengamankan 96 laki-laki dan empat wanita. Mereka terlibat konsumsi atau mengedarkan barang terlarang itu.

Mencegah kerusakan yang lebih besar, Pemerintahan Kabupaten Kutai Kartanegara di bawah kepemimpinan Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin, bergerak cepat. Sejak dilantik bulan Februari 2021 Bupati Edi Damansyah langsung menggenjot pembentukan 11 Desa Bersinar.

Desa Bersinar adalah kependekan dari Bersih Narkoba. Bupati sudah membuat Surat Keputusan Bupati Kukar tentang Pembentukan Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) tahun 2021 sudah siap diserahkan kepada 11 desa. Keputusan Bupati merupakan kebijakan turunan dari Inpres No 2 tahun 2020.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Rinda Desianti mengungkapkan, untuk tahap pertama konsentrasi pada dua desa, yakni Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan dan Desa Sumber Sari, Kecamatan Sebulu.

“Dua desa ini untuk pilot project Desa Bersinar,” kata Rinda Desianti pada acara Pembinaan Teknis Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Desa Bersinar tahun 2021 di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Rabu (10/11/2021).

Proses pelatihan kader-kader yang terlibat dalam aksi P4GN sedang berlangsung. Sebanyak 11 desa yang dimasukkan program Desa Bersinar selain dua desa; Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan dan Desa Sumber Sari, Kecamatan Sebulu, adalah Desa Bangun Rejo, Tenggarong Seberang serta desa-desa di Muara Badak hingga Handil dan Samboja. #

Wartawan: Hardin | ADV

Comments are closed.