BeritaKaltim.Co

Aktivis PMII Demo Gubernur Soal Lubang Tambang

BERITAKALTIM.CO- Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimatan Timur-Utara melaksanakan kegiatan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Dalam aksinya PKC PMII menyoroti sejumlah permasalahan seputar tambang. Salah satunya korban meninggal yang diakibatkan oleh lubang tambang yang tidak direklamasi.

Ketua PKC PMII Kaltim Sainuddin mengatakan bahwa mengatakan kegiatan ini untuk menindaklanjuti kejadian-kejadian buruk yang diakibatkan oleh aktivitas pertambangan.

Salah satunya terdapat 40 warga yang meninggal dikarenakan lubang tambang. Yang terbaru yaitu salah satu remaja mati di lubang tambang di kelurahan Makroman kecamatan Sambutan Kota Samarinda.

PKC PMII Kaltimra Mendesak Gubernur Kalimantan Timur untuk segera mengambil sikap terkait perpanjangan kontrak perusahan PT. KPC (Kaltim Prima Coal) dan PT. MHU (Multi Harapan Utama) dan perusahan PKP2B lainnya, kemudian juga masa aksi mendesak Pemerintah untuk membuka dokumen evaluasi rekam jejak PT. KPC dan PT. MHU serta perusahan PKP2B Lainnya.

Lebih lanjut zainuddin memaparkan bahwa dirinya mendesak penegak hukum untuk memproses kasus korban yang berjatuhan akibat lubang tambang.

“Ada 40 korban yang meninggal akibat lubang tambang, dan baru 1 yang diproses. Padahal ini soal nyawa maka jangan main-main soal ini,” tutupnya.

Sementara Sekertaris Jendral (Sekjen) PKC PMII Kaltimra, Ismail mengataka secara tegas bahwa gubernur tidak boleh membiarkan korporasi hitam menguasai alam Kaltim.

“Gubernur Kaltim dalam hal ini tidak boleh tutup mata atas korban yang berjatuhan serta harus berani mengambil sikap atas keselamatan alam dan rakyat kaltim,” tegasnya. #

Wartawan: Heriman

Comments are closed.