BeritaKaltim.Co

SMPN 3 Balikpapan Luncurkan Museum Pramuka Asmawarman dan Perpus Lingua Shorea

BERITAKALTIM.CO- Dalam rangka memperingati HUT ke-60 SMPN 3 Balikpapan, jajaran staf sekolah melakukan peresmian beberapa program, Selasa (6/9/2022).

Peresmian ini secara langsung dihadiri oleh Wali kota Balikpapan Rahmad Masud didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Balikpapan Purnomo, Kepala Dinas Arsip Dan Perpustakan Sutadi dan jajaran MPLS kota Balikpapan dan Komite SMP N 3 Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud mengapresiasikan SMPN 3 Balikpapan atas peresmian program pendidikan dan launching museum pramuka Asmawarman pertama kali di Indonesia.

“Kami atas nama Pemkot Balikpapan tentunya memberikan apresiasi atas diresmikannya berbagai macam program yang dilaunching hari ini. Ini bisa menjadi role model bagi sekolah-sekolah lainnya di Kota Balikpapan,” ucapnya saat sambutan, Selasa (6/9/2022).

Rahmad juga selalu mengingatkan untuk mengedepankan nilai-nilai dan juga pengetahuan spiritual dalam mendidik anak dan siswa sehingga dapat menjadi benteng bagi generasi-generasi penerus.

“Terimakasih dan apresiasi kepada seluruh guru dikota balikpapan yang telah membina generasi penerus bangsa. Mewujudkan generasi berkualitas bukan hanya dari segi keilmuan tetapinjuga dari segi spritual yang bisa menjadi benteng bagi generasi penerus,” katanya.

Eny Wahyuni selaku Kepala SMPN 3 Kota Balikpapan mengungkapkan rasa leganya karena sudah dapat mewujudkan program-program pendidikan ini dan peresmian museum pramuka pertama kali di Indonesia.

” Terimakasih atas dukungan Pemkot Balikpapan dalam mewujudkan program-program tersebut,” ucapnya saat sambutan

Eny juga melaporkan kondisi SMPN 3 Balikpapan saat ini yang memiliki jumlah siswa 1256 orang, jumlah rombel (rombongan belajar) 33, dan luas tanah 1,8 hektare.

” Jadi perlu pemelihaaran yang luar biasa, terima kasih banyak kami mendapat bantuan yang banyak sekali,” tambahnya.

Adapun, program-program pendidikan SMPN 3 yang diresmikan, antara lain, Perpustakaan Lingua Shorea, Museum Pramuka Asmawarman, digitasi tanaman yang langsung barcode dan tersambung dengan Instagram SMPN 3 Balikpapan, dan pameran buku.

“Pameran buku hasil karya guru dan siswa dan juga ada buku yang ditulis oleh Bapak Muhaimin juga, jadi memang literasi kita sudah sampai tahapan mencipta, tak hanya membaca saja,” jelasnya.

Di umur yang ke-60 ini, Eny juga memohon doa seluruh masyarakat Balikpapan agar SMPN 3 Balikpapan akan senantiasa menjadi sekolah pilihan terbaik di Kota Beriman ini.

“Mohon doanya mudah-mudahan SMP N 3 tetap menjadi salah satu sekolah terbaik rujukan dari sekolah-sekolah lainnya,” tuturnya. #

Comments are closed.