BERITAKALTIM.CO-Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di RT 30, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari tingkat paling bawah, melalui pendataan sederhana di lingkungan rukun tetangga.
Ketua RT 30, Katirin, mengungkapkan bahwa proses awal program ini dimulai dari identifikasi warga yang benar-benar membutuhkan. Pendataan dilakukan secara langsung agar bantuan tidak salah sasaran.
“Kami mendata warga yang betul-betul tidak mampu. Alhamdulillah, beberapa sudah disetujui oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran,” ujarnya, usai menyambut kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada hari Selasa, 5 Mei 2026.
Salah satu penerima manfaat, Nur, mengaku tak menyangka rumahnya akan mendapat bantuan perbaikan. Ia telah tinggal selama enam tahun bersama suami dan satu anak di rumah sederhana tersebut. “Terima kasih banyak, saya senang sekali rumah saya akan diperbaiki,” katanya.
Ia menceritakan, kondisi ekonomi keluarganya tidak stabil. Suaminya bekerja serabutan dengan penghasilan yang tak menentu, kadang hanya Rp 30 ribu per hari, bahkan sering tidak ada pemasukan sama sekali. Situasi itu membuat perbaikan rumah menjadi hal yang sulit diwujudkan.
Kisah lain datang dari Arbainah, yang selama lebih dari lima tahun tinggal seorang diri di rumah yang kondisinya memprihatinkan. Putrinya, Junaida, menjelaskan bahwa rumah tersebut sebenarnya sudah beberapa kali diajukan untuk bantuan, namun baru kali ini mendapat persetujuan. “Alhamdulillah akhirnya bisa diperbaiki. Mungkin ini sudah rezeki kami,” ujarnya.
Selama proses renovasi yang dijadwalkan mulai 15 Mei 2026, Arbainah akan tinggal sementara bersama anaknya. Ia juga menyebut bahwa proses pengajuan mengharuskan adanya surat pernyataan kepemilikan rumah, untuk memastikan tidak ada sengketa di kemudian hari.
Bagi keluarga ini, bantuan BSPS bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan jawaban atas penantian panjang. Rasa haru pun tak terbendung saat rumah mereka bahkan dikunjungi langsung oleh pejabat pemerintah.
“Kami sangat bersyukur, senang, dan bangga. Tidak bisa berkata-kata,” ungkap Junaida.
Program BSPS di Teritip memperlihatkan bahwa peran aktif masyarakat di tingkat RT menjadi kunci penting, dalam memastikan bantuan tepat sasaran mengubah rumah yang sebelumnya rapuh menjadi tempat tinggal yang lebih layak, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi warganya.
NIKEN | WONG
Comments are closed.