BeritaKaltim.Co

Saat Reses ke Berau, Siti Rizky Amelia Datangi Tempat Wisata Kolam Air Panas Bapinang di Kecamatan Biatan

BERITAKALTIM.CO- Selain memiliki kawasan pantai yang indah, hutan dan air terjun, Kabupaten Berau juga punya wisata air panas yang unik. Namanya wisata air panas Bapinang, di Kecamatan Biatan.

Lokasinya berjarak sekitar 120 kilometer dari ibu kota Kabupaten Tanjung Redeb. Untuk bisa sampai ke lokasi tersebut membutuhkan 3 jam perjalanan darat dari jalan poros Tanjung Redeb menuju Biduk Biduk.

Keberadaan sumber air panas tersebut juga tidak luput dari perhatian Siti Risky Amelia SE MM. Politisi dari Fraksi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) itu menyempatkan diri menyambangi lokasi sumber air panas tersebut di sela kegiatan reses di pesisir Berau, Kamis (17/11/2022 lalu.

“Sayang ya, kita punya sumber air panas seperti ini, tapi belum terkelola dengan baik,” ucap anggota DPRD Kaltim ini kepada Wartawan Beritakaltim.co yang menyertai serangkaian acara reses di Kabupaten Berau.

Menurutnya, Berau memiliki potensi wisata yang sangat indah. Di sekitar kolam pemandian air panas, suasananya cukup sepi dari lalu lalang kendaraan. Terlihat di sekitar kolam terdapat hutan mangrove yang tidak terlalu lebat. Di sisi sisi kolam terbuat dari ulin yang tampak baru dibangun, serta ada jembatan kayu menuju ruang kamar mandi.

“Ini terlihat seperti sudah mulai ada penataan. Ini jalannya juga sepertinya masih baru dibangun, sudah ada tandon air dan kamar mandi, sayang dikunci jadi kita bisa memastikan apakah ini sudah difungsikan atau belum,” tutur Amel.

Meskipun hari sudah menjelang petang, terlihat beberapa muda-mudi tengah bersantai di lokasi air panas. Tampak juga yang tengah mandi dalam kolam, airnya pun terasa cukup panas dan bening.

Menurut salah seorang warga, Sudirman, keberadaan kolam air panas ini sudah ada cukup lama. Meskipun terasa cukup panas, namun saat beberapa menit kita berendam di dalam kolam akan terasa nyaman. Sebab itu kolam tersebut cukup sering dikunjungi warga, baik itu warga yang tinggal di sekitar lokasi kolam air panas, atau warga yang kebetulan melintas di jalan poros Biduk Biduk – Tanjung Redeb.

Sudirman mengaku tidak mengetahui sumber panas yang muncul di kolam tersebut dan selama ini belum ada yang menelitinya.

“Yang pasti, kolam ini sudah ada sejak lama. Sudirman berharap kawasan kolam air panas ini nantinya bisa dikelola lebih baik, sehingga masyarakat yang singgah bisa menikmati,” harap dia.

Di bagian lain Iwayan Aksara mengatakan, keberadaan kolam air panas ini bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke Berau. Apa lagi kalau dikelola dengan lebih baik, baik dari segi fasilitas dan juga kebersihannya.

“Ini bisa menjadi daya tarik agar wisatawan mau datang ke sini, selain lokasi nyaman berada di tengah hutan, apa lagi bila dilengkapi dengan fasilitas yang memadai dan yang penting bersih,” tukasnya. #ADV

Comments are closed.