BERITAKALTIM.CO- Pencarian Muhammad Thariq (8) dihentikan. Segala upaya dalam pencarian telah dilakukan oleh TIM SAR Gabungan bersama sejumlah relawan.
Namun, sepekan lamanya jasad Thariq yang terpeleset di drainase itu tak kunjung ditemukan.
“Sebagaimana disebut dalam Pasal 34 Ayat (1) UU No.29 Tahun 2014,” kata koordinator Unit Siaga SAR Samarinda Riqi Efendi, Senin (13/3/2023)
Basarnas Samarinda telah mendirikan posko selama tujuh hari di kawasan Teluk Lerong Garden.
“Pada hari terakhir kita kembali melakukan pencarian di drainase dimana korban terjatuh. Namun, nihil,” ujarnya.
Menurut dia, selama operasi pencarian Basarnas Samarinda melakukan pencarian hingga delapan radius kilometer.
Selain itu kata dia, Unit Siaga SAR Samarinda bersama relawan melakukan penyisiran di Sungai Mahakam.
“Kami memohon maaf kepada keluarga Thariq, karena belum bisa menemukan jasad korban,” bebernya.
Riqi juga menuturkan, apabila menemukan tanda-tanda Thariq bisa segera menginformasikan kepada Basarnas agar bisa dilakukan evakuasi. #
Reporter: Nita | Editor: Wong