BeritaKaltim.Co

Ketua DPRD Nunukan Menerima Nota Pengantar LKPJ Bupati Tahun 2022

BERITAKALTIM.CO- Ketua DPRD Nunukan Hj Rahma Leppa menerima Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggung-Jawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2022 yang disampaikan Bupati Hj Asmin laura Hafid dalam Rapat Paripurna ke 5 masa sidang II Tahun 2022-2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Nunukan, Kamis (06/04/2023).

Laporan itu akan dievaluasi oleh DPRD melalui masing-masing fraksi, kemudian ditanggapi melalui pemandangan umum dalam rapat [aripurna berikutnya.

“Tentu kita pelajari dulu laporan yang kami terima ini sebelum nantinya ditanggapi,” kata Ketua DPRD Nunukan Hj Rahma Leppa.

Dalam Nota pengantar LKPJ Bupati Nunukan akhir tahun anggaran 2022 ini terbagi dalam 3 bagian, yang terdiri atas bagian pertama mengenai pengelolaan keuangan daerah, bagian kedua gambaran capaian indikator kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dan bagian ketiga penghargaan dan prestasi yang diraih Kabupaten Nunukan.

Kalangan DPRD Nunukan menyimak secara serius kinerja pembangunan yang telah dicapai Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid dalam Nota Pengantar LKPJ itu. Diantaranya menyangkut perolehan PAD (Pendapatan Asli Daerah).

Bupati Nunukan Asmin Laura menyebut pendapatan daerah tahun 2022 melebihi target.

Diketahui tahun anggaran 2022 target Pendapatan Daerah sebesar Rp1,27 triliun dan kata Laura yang terealisasi Rp1,42 triliun.

“Pendapatan daerah itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Alhamdulillah melebihi target karena terealisasi Rp1,42 triliun,” kata Asmin Laura, Minggu (09/04/2023), sore.

Untuk PAD dari target Rp130,69 miliar terealisasi Rp106,01 miliar. Pendapatan transfer dari target sebesar Rp1,13 triliun terealisasi Rp1,30 triliun.

Selanjutnya untuk pendapatan daerah yang sah dari target semula Rp8,80 miliar terealisasi sebesar Rp6,86 miliar.

“Kabupaten Nunukan mendapatkan bantuan keuangan sebesar Rp5,98 miliar. Itu diberikan kepada penyuluh pertanian, penyuluh perikanan, serta pendidik dan tenaga kependidikan,” ucapnya.

Lebih lanjut Laura membeberkan bahwa belanja daerah tahun 2022 dianggarkan sebesar Rp1,37 triliun. Namun yang terealisasi sebesar Rp1,27 triliun.

Dengan rincian untuk belanja operasi dialokasikan sebesar Rp927,48 miliar dan terealisasi Rp859,16 miliar.

Belanja modal dari target Rp184,01 miliar terealisasi Rp 163,56 miliar atau 88,89 persen. #ADV

Reporter: Jhon | Editor: wong

Leave A Reply

Your email address will not be published.