BERITAKALTIM.CO- Sebanyak 16 rumah dinas Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara diminta dikosongkan. Lantaran selama ini rumah dinas tersebut selalu menjadi temuan Badan Pengawasan Keuangan (BPK).
Ketua Komisi II DPRD Kota Bontang, Rustam pun meminta Pemkot Bontang mencari solusi. Pasalnya puluhan rumah dinas tersebut kini dihuni oleh pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Mereka (pensiunan ASN) sudah berkali-kali mengusulkan agar rumah dinas itu menjadi hak milik pribadi”, jelasnya , Senin (12/6/2023).
Sehingga politisi dari Partai Golkar ini meminta Pemerintah Kota Taman melalui BPKAD dan Inspektorat Kota Bontang mencari solusi agar status rumah dinas itu tidak menggantung.
“BPK tidak melarang juga tidak mengiyakan, tapi harus ada regulasi yang bisa meng-cover. Supaya tidak ada pelanggaran aturan”, sebutnya.
Sementata, Kasubdit Penggunaan dan Pemanfaatan BMD, BPKAD Kota Bontang, Isna mengatakan, sebelumnya rumah dinas ini berada di bawah kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Akan tetapi pada tahun 1999 Kukar dan Bontang terpisah atau terjadi transisi administratif. Sehingga kepemilikan aset tersebut dilimpahkan ke Pemkot Bontang, namun tidak ditentukan rumah dinas ini masuk dalam golongan III.
“Kalau sekarang mau dilimpahkan jadi milik pribadi pensiunan PNS, susah. Tidak masuk golongan 3”, ungkapnya.
Selain itu, status rumah dinas tersebut sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 47 Tahun 1999 tentang pembentukan kabupaten / kota secara otomatis aset berpindah ke Pemkot Bontang.
Menyikapi hal ini, Asisten II Pemkot Bontang, Lukman berharap polemik rimah dinas yang terletak di depan lapangan tenis Salebba, Bontang Baru tersebut mendapat solusi tepat.
“Kita akan cari solusi supaya tidak ada yang dirugikan,” ungkapnya.
Sebagai informasi rombongan Komisi II DPRD Kota Bontang didampingi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Asisten II Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, dan Inspektorat Kota Bontang melakukan kunjungan lapangan ke rumah dinas yang berpenghuni sejak tahun 1995 lalu tersebut, pada Senin (12/6/2023). #
Penulis: Umy | Editor: Wong