BeritaKaltim.Co

Antusias Masyarakat Samarinda Mengikuti KB Cukup Besar

BERITAkALTIM.CO-Antusias masyarakat dalam mengikuti program KB (Keluarga Berencana) di Samarinda cukup tinggi dan ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terutama ibu-ibu dalam menjaga kesehatan dan anak sangat baik dan bagus.

Penegasan itu dikemukakan Kepala Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani, di sela-sela pembukaan Proyek prioritas nasional intensifasi dan integrasi pelayanan KBKR di wilayah khusus, di Puskesmas Taruma Cntre Loa Janan Ilir, Senin (29/1/2024) lalu.

Ditambahkan I Gusti Ayu, Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana Samarinda telah menyiapkan semua Puskesmas, 144 titik yang ada dan semuanya bisa memberikan pelayanan yang berkaitan dengan KB, sehingga masyarakat Samarinda yang ingin mengikuti KB bisa langsung ke titik yang terdekat dengan tempat tinggalnya.

“Saat ini banyak ibu-ibu yang makin mengerti akan pentingnya mengikuti KB, KB bukan untuk mengurangi anak, melainkan mengatur jarak kelahiran antara anak yang satu dengan lainnya,” kata I Gusti Ayu.

Dengan adanya jarak kelahiran,lanjut I Gusti Ayu maka anak akan tumbuh dengan optimal, betul-betul mendapatkan kasih sayang dari orang tua secara optimal juga, demikian juga dengan kesehatan ibu akan semakin baik dan bagus.

“Apalagi saat ini persolan stunting menjadi salah satu persoalan pokok dari program pemerintah, karena itu Dinas Kependudukan dan KB menjadi salah satu ujung tombak dalam penurunan stunting. Maka kegiatan dan kerja Dinas Kependudukan dan KB sangat penting, serta berusaha menjalankan program pemerintah dengan penurunan angka stunting yang ada,” tegas I Gusti Ayu.

Sementara itu Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi mengatakan, program yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan KB Samarinda, pada dasarnya adalah untuk meningkatkan SDM, melalui program KB Kesehatan Reproduksi, membina keluarga yang sehat, cerdas, unggul dan produktif di masa depan.

“Kegiatan yang ada saat ini merupakan salah satu bentuk penjabaran dari misi Kota Samarinda itu sendiri, yaitu menjadikan Samarinda sebagai kota peradaban, membangun masyarakat Samarinda yang religius, unggul dan berbudaya,” kata Rusmadi Wongso.

Ditambahkan Rusmadi, dengan terciptanya manusia yang unggul, cerdas dan berbudaya, maka di masa depan, akan mendapatkan manusia Indonesia yang produktif dan mampu bersaing dengan negara maju, bukan menjadi beban pemerintah belaka, melainkan manusia yang siap menciptakan inovasi-inovasi dalam segala bidang.

“Pemkot Samarinda, akan memprioritaskan pembangunan masyarakat Samarinda dalam beberapa bidang, diantaranya pembangunan kesehatan, pendidikan, dan menciptakan SDM yang mumpuni yang siap membawa Indonesia pada puncak kesejahteraan di tahun 2045, saat Indonesia mencapai usia 100 tahun,” ungkap Rusmadi Wongso.

Di sisi lain, Rusmadi Wongso juga meminta agar jajaran Dinas Kependudukan dan KB Samarinda berusaha keras, agar program penurunan stunting yang ada bisa tercapai, sehingga program nasional pemerintah yang ingin menurunkan angka stunting di bawah 14 persen, tercapai dengan baik.#

Reporter : Yani| Editor: Hoesin KH

Leave A Reply

Your email address will not be published.