BeritaKaltim.Co

Bawaslu Samarinda Terus Dalami Dugaan Kecurangan Pemilu 2024 oleh Caleg Golkar

BERITAKALTIM.CO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Samarinda terus mendalami dugaan pelanggaran kampanye dalam pemilu 2024 yang melibatkan dua calon legislatif (Caleg) Partai Golkar di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dua caleg yang diduga terlibat kecurangan pemilu adalah Ru, Caleg DPRD Samarinda Daerah Pemilihan (Dapil) I, dan Kha, caleg DPRD Kalimantan Timur Dapil Samarinda.

Bawaslu Samarinda telah dua kali mengirimkan surat undangan kepada caleg untuk dimintai keterangan dan informasi terkait dugaan kecurangan pemilu. Namun, hingga saat ini, surat undangan tersebut belum direspon oleh kedua caleg Golkar.

“Ya sudah dua kali kita undang dan belum memenuhi undangan,” kata Tumenggung Udayana, Minggu (4/2/2024)

Menurutnya, surat undangan yang dilayangkan oleh pihak Bawaslu untuk kedua caleg yang bersangkutan dikirimkan pada Selasa (23/1/2024), dan surat undangan kedua dikirimkan pada Jumat (26/1/2024). Namun, tidak ada konfirmasi kehadiran dari kedua caleg tersebut.

“Karena tidak ada konfirmasi kehadiran dari undangan kedua, tim kemudian coba menjemput bola pada hari Sabtu (27/1/2024) ke kantor yang bersangkutan (DPD Partai Golkar). Tapi yang bersangkutan dikatakan sedang tidak ada di kantor,” ujarnya.

Udayana menambahkan, tim Bawaslu Samarinda juga telah melakukan penelusuran di lapangan, khususnya mencari para ketua Rukun Tetangga (RT) di kawasan Kecamatan Sambutan yang diduga menjadi sasaran kecurangan pemilu oleh kedua caleg Golkar.

“Terus RT responnya sih ya pasif, cenderung tidak memberikan informasi,” katanya.

Ia mengatakan, setelah melakukan berbagai upaya untuk memastikan dugaan kecurangan pemilu, Bawaslu Samarinda akan melanjutkan ke tahapan selanjutnya, yaitu rapat pleno di internal Bawaslu Samarinda.

“Apabila untuk selanjutnya dipanggil tidak ada respon sama sekali, maka langkah selanjutnya kita bahas di pleno kemudian minta pendapat sama pemimpin yang lain,” tuturnya.

Dalam rapat pleno Bawaslu Samarinda akan mengkaji secara keseluruhan kasus dugaan kecurangan pemilu yang diduga dilakukan oleh kedua caleg Golkar dengan cara menjanjikan sejumlah uang kepada para ketua RT untuk memenangkan petinggi mereka.

Insyaallah kita lakukan rapat pleno minggu-minggu ini. Harapan Bawaslu sendiri kalau bisa diselesaikan sebelum masa kampanye berakhir karena ini kan terjadi pada saat masa kampanye, jadi akan kita tuntaskan sebelum masa kampanye,” pungkasnya.

Kedua Caleg Partai Golar Ru dan Khai belum memberikan keterangan mengenai adanya tuduhan terhadap mereka kepada Wartawan. #

Reporter: Sandi | Editor: wong

Leave A Reply

Your email address will not be published.