BeritaKaltim.Co

Kapasitas Air Bersih Prangat Selatan Ditingkatkan, Kuatkan Komitmen dan Integritas Pelayanan

BERITAKALTIM.CO-Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) adalah sebuah program yang telah dijanjikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang salah satunya penguatan fiskal di desa selain adanya ADD, DD, tambahan bagi hasil pajak dan pendapatan lainnya.

Melalui BKKD, desa bisa menggunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan, jembatan, irigasi, air bersih dan gedung sekolah. Dan untuk Desa Prangat Selatan digunakan untuk pemenuhan pelayanan air bersih.

“Ini sudah selesai peningkatan kapasitas air bersihnya, semoga ini sudah dihitung dengan kebutuhan masyarakat, sudah ada fisiknya sehingga tinggal mengoperasikannya,” kata Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah saat meresmikan Sarana Prasarana Peningkatan Kapasitas Air Bersih dari Program BKKD Desa Prangat Selatan Kecamatan Marangkayu, Senin (26/02/24).

Yang penting, lanjut Edi Damansyah, dalam pengoperasiannya harus benar–benar dilakukan dan berjalan yang telah dilakukan BUMDesa dengan menguatkan komitmen bersama dan integritas berkaitan dengan kejujuran yang menentukan keberhasilan.

Lebih lanjut dikatakan Edi Damansyah BUMDesa di Kukar banyak yang sudah berhasil dalam pengelolaanya, sudah ada yang berhasil menembus capaiannya bukan hanya regional, namun nasional dan bahkan ada yang masuk top 45 nasional.

“Selanjutnya dalam proses pelayanannya untuk melibatkan masyarakat dalam pengawasannya karena tingkat kebocoran air biasanya banyak dari segala faktor, jadi harus sama–sama diawasi,” lanjut Edi Damansyah.

Kemudian kata Edi Damansyah untuk tarifnya diupayakan ringan, dihitung sesuai dengan biaya operasionalnya harus mencukupi sesuai dengan survey di lapangan.

“Pengelolaan BUMDesa harus transparan sehingga bisa berjalan dengan lancar, karena air bersih ini adalah hajat hidup jadi Pemkab Kukar fokus untuk air bersih ini,” papar Edi Damansyah.

Edi Damansyah mengingatkan Kades, bagi desa yang belum terjangkau air bersih untuk mengupayakan agar desa tersebut bisa terjangkau dengan air bersih.

“Untuk menjangkaunya kita bisa bekerjasama dengan TNI untuk membantu menjangkau desa yang belum terjangkau tersebut dan nanti kita akan lakukan survey lapangan, karena pada tahun ini ada karya bakti TNI dan di sana ada program air bersih,” ungkap Edi Damansyah.

Sementara Kades Prangat Selatan Sarkono mengatakan sarana Prasarana Peningkatan Kapasitas Air Bersih merupakan penambahan kapasitas air bersih yang ada di Prangat Selatan yang semula di Tahun 2022 untuk PAM dengan pelanggan 350 orang dengan adanya kepercayaan masyarakat.

“Melalui pengelolaan BumDes selama ini mengelola PAM kemudian pelanggan meningkat menjadi 515 pelanggan sehingga kenaikan dengan signifikan air menjadi berkurang dan kemudian dibuatlah tandon besar yang hari ini peresmiannya,” jelas Sarkono.

Diungkapkan Sarkono untuk kegiatan yang dikelola BUMDesa sudah menghasilkan PAD dan dikelola dengan benar.

Kedepannya akan terus ditingkatkan pelayanannya untuk para pelanggan dengan ketersediaan air. Dari 650 kk di Desa Prangat Selatan masih ada yang tidak teraliri, karena posisi geografisnya terpisah diluar.

Acara dirangkai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan reward bagi pelanggan terbaik yang aktif tepat waktu dalam membayar. Hadir dalam acara Kepala DPMD Kukar Arianto, Kepala Dinsos kukar H Hamly, Kepala Disbun Kukar H Muhammad Taufik, Kepala Distanak Kukar Sutikno, Camat Marangkayu Ambo Dalle, perwakilan Kodim 0908/Bontang dan undangan lainnya.#

Editor: Hoesin KH

Leave A Reply

Your email address will not be published.