BeritaKaltim.Co

Kaltim Percepat Layanan Kesehatan, Dokter Baru Siap Bertugas di Daerah Terpencil

BERITAKALTIM CO – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr Jaya Mualimin, menegaskan upaya pemerintah untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan di wilayah-wilayah terpencil.

Dalam keterangannya, dr Jaya Mualimin menyebutkan bahwa pihaknya telah mengambil langkah konkret dengan memanfaatkan lulusan baru dokter umum maupun spesialis untuk penugasan khusus di beberapa daerah yang masih kekurangan tenaga medis.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan. Kami manfaatkan para dokter baru, baik dokter umum maupun dokter spesialis, untuk ditempatkan di wilayah yang membutuhkan seperti Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan Berau,” ujar dr. Jaya, Selasa (10/12)2024).

Diungkapkan Jaya Mualimin bahwa penugasan ini menjadi salah satu prioritas, untuk menjawab tantangan keterbatasan layanan kesehatan di daerah yang sulit dijangkau.

“Kami memahami bahwa beberapa wilayah masih mengalami kekurangan tenaga medis. Penugasan ini tidak hanya meningkatkan akses pelayanan kesehatan, tetapi juga bagian dari komitmen pemerintah memastikan pelayanan kesehatan yang merata di seluruh Kalimantan Timur,” tegas Jaya Mualimin.

Wilayah Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kutai Barat (Kubar) menjadi prioritas utama. Menurut data, kedua daerah ini memiliki hambatan geografis yang mempersulit akses masyarakat ke fasilitas kesehatan.

“Para dokter ini akan langsung beradaptasi dengan tantangan di lapangan. Mereka juga diharapkan memberikan pelatihan kepada tenaga medis lokal agar pelayanan kesehatan dapat berkesinambungan,” jelas Jaya Mualimin.

Selain itu, dr Jaya juga menyoroti Berau yang meskipun memiliki akses lebih baik dibandingkan Mahulu dan Kubar, masih memerlukan tambahan dokter spesialis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

“Kami ingin memastikan setiap masyarakat di Berau memiliki akses yang sama terhadap dokter spesialis,” tegas Jaya Mualimin.

Langkah strategis ini, menurut dr Jaya, melibatkan kolaborasi erat antara pemerintah daerah, rumah sakit, dan institusi pendidikan kedokteran.

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memonitor efektivitas program ini. Evaluasi akan dilakukan secara rutin agar kami dapat menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” beber Jaya Mualimin.

Penempatan dokter baru ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga sebagai bagian dari program jangka panjang untuk memperkuat sistem kesehatan di daerah.

“Kami berharap langkah ini dapat menjadi solusi permanen dalam pemerataan tenaga medis di Kaltim,” tambah Jaya Mualimin.#

Reporter: Yani|Editor: Hoesin KH|Adv|Diskominfo Kaltim

Comments are closed.