BERITAKALTIM.CO – Menyambut arus mudik Lebaran 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), telah mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan para pemudik.
Melalui Posko Mudik yang akan dioperasikan mulai H-10 hingga H+10 Lebaran, Dishub Kaltim bersama berbagai instansi terkait seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Narkotika Nasional (BNN), siap memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim, Irhamsyah, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan 6 posko mudik di terminal-terminal yang menjadi kewenangan Dishub Kaltim.
Posko ini akan memberikan berbagai layanan yang mencakup pemeriksaan kelengkapan dokumen kendaraan, pemeriksaan fisik kendaraan, hingga pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi dan penumpang.
“Dishub menyiapkan 6 Posko Lebaran di terminal-terminal yang menjadi kewenangan kami. Kami akan melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen kendaraan dan fisik kendaraan, serta memeriksa kesehatan para pengemudi. Kami bekerja sama dengan Dinkes untuk pemeriksaan kesehatan, dan juga BNN untuk memeriksa potensi penggunaan narkoba pada pengemudi,” ujar Irhamsyah dalam wawancara, Senin (10/3/2025).
Irhamsyah menambahkan, kolaborasi antar instansi merupakan kunci utama dalam persiapan mudik Lebaran tahun ini. Posko-posko mudik yang didirikan tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kendaraan dan kelengkapan dokumen, tetapi juga melibatkan posko kesehatan dan kepolisian.
“Selain pemeriksaan kendaraan, kami juga menyediakan posko kesehatan di setiap terminal yang ada. Kami bekerja sama dengan Dinkes untuk pemeriksaan kesehatan, termasuk juga kepolisian untuk pengamanan. Semua posko ini akan aktif mulai H-10 dan H+10 Lebaran. Tujuannya adalah untuk memastikan arus mudik berjalan dengan lancar, aman, dan sehat,” jelas Irhamsyah.
Untuk pemeriksaan kesehatan pengemudi, Dishub Kaltim bersama Dinkes akan melakukan beberapa tes penting, seperti pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah. Semua ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah kondisi kesehatan yang bisa membahayakan pengemudi selama perjalanan.
Irhamsyah menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan pengemudi akan dilakukan secara menyeluruh, sesuai dengan arahan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
“Pemeriksaan kesehatan untuk pengemudi akan kami lakukan mulai H-10 sebelum Lebaran. Kami akan memeriksa tekanan darah, kolesterol, dan kadar gula darah. Ini adalah langkah yang penting untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugasnya,” tambah Irhamsyah.
Menurut Irhamsyah, kesehatan pengemudi menjadi prioritas utama, karena mereka adalah faktor kunci dalam memastikan keselamatan penumpang selama perjalanan.
Dengan pemeriksaan yang lebih teliti, diharapkan tidak ada pengemudi yang memiliki masalah kesehatan, yang dapat membahayakan perjalanan.
Ditekankan Irhamsyah, Adapun posko mudik yang akan didirikan akan tersebar di enam titik strategis di Kaltim. Di Samarinda, misalnya, akan ada dua posko yang berlokasi di Terminal Sungai Kunjang dan Terminal Lempake. Selain itu, posko juga akan hadir di Terminal Tenggarong.
Setiap posko akan menyediakan layanan kesehatan dan pemeriksaan kendaraan untuk memastikan pemudik bisa melakukan perjalanan dengan aman.
“Kami berharap melalui adanya posko-posko ini, pemudik dapat merasa lebih tenang dan aman selama perjalanan. Kami akan memastikan bahwa setiap posko memiliki fasilitas yang memadai untuk melayani pemudik, seperti pemeriksaan kesehatan dan kendaraan,” tegas Irhamsyah.
Reporter : Yani | Editor : Hoesin KH
Comments are closed.