BeritaKaltim.Co

Wagub Kaltim Ajak PKS Bersinergi Bangun Kalimantan Timur

BERITAKALTIM.CO – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyampaikan ajakan terbuka kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk terus bersinergi dalam pembangunan daerah. Seruan itu ia sampaikan saat sambutan Musyawarah Wilayah IV PKS Provinsi Kalimantan Timur Di kantor PKS Kaltim, Minggu (24/8/2025).

Dalam pidatonya, Seno tak sekadar memberikan sambutan formal. Ia memanfaatkan panggung politik tersebut untuk menyampaikan arah pembangunan Kaltim yang kini tengah menatap masa depan sebagai bagian dari pusat pemerintahan nasional.

“Kami berharap PKS ikut andil dalam proses pembangunan Kalimantan Timur ke depan, PKS adalah partai yang semakin dewasa, memiliki ruang luas untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi.”ujar Seno Aji di hadapan kader dan pengurus partai

Ajakan itu tak berdiri di ruang hampa. Sejak Pilkada lalu, PKS tercatat sebagai salah satu partai pengusung pemerintah daerah.

Kini, seiring masuknya PKS dalam barisan pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di tingkat nasional, Seno memandang saatnya mempererat kolaborasi, bukan sekadar bersalaman saat kampanye.

“Hubungan pemerintah dengan partai politik tidak hanya sekadar hubungan formal, tapi hubungan bilateral yang harmonis,” katanya, menegaskan pentingnya komunikasi intensif lintas lini.

Kalimantan Timur kini berada di persimpangan sejarah. Provinsi ini akan menjadi tuan rumah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 2028.

Momentum ini diyakini Seno sebagai peluang emas untuk mengakselerasi pembangunan yang inklusif dan merata, dari pesisir Paser hingga ke hulu Berau.

“Kalimantan Timur adalah miniatur Indonesia. Masyarakatnya heterogen—dari Dayak, Kutai, Bugis, hingga Papua. Maka, pembangunan harus merangkul semua,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dalam enam bulan terakhir, Pemerintah Provinsi telah menarik minat 23 investor baru, terutama ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy, Kutai Timur.

Tak lupa ia menyebut nama Ardiansyah Sulaiman, Ketua DPW PKS yang juga menjabat Bupati Kutai Timur. Menurutnya, peran kader PKS dalam pembangunan nyata terlihat dari kerja-kerja di lapangan.

“Dari Paser sampai Berau, kader-kader militan PKS memberi andil besar. Ini harus terus dikembangkan, terutama di bidang pendidikan dan kaderisasi,” ucapnya.

Seno juga mengapresiasi upaya PKS dalam membangun sistem kaderisasi yang berkelanjutan.

Ia menyinggung diskusinya dengan pengurus PKS terkait pelibatan generasi muda dalam struktur partai.

“Kader-kader muda mulai dimunculkan. Ini penting agar partai tidak tertinggal zaman. Kita butuh strategi baru dan gagasan segar,” katanya.

Selain itu, ia menyuarakan harapan besar agar PKS dapat berperan aktif mendorong kebijakan yang berpihak pada rakyat. Ia menilai partai tak hanya penting sebagai kendaraan elektoral, tapi juga sebagai kekuatan advokasi publik.

“Program-program seperti pelayanan pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, harus dijalankan seiring visi besar menuju Indonesia Emas 2045, Tidak ada lagi ruang untuk hoaks dan pecah belah. Kita harus saling rangkul.” ujar Seno, merujuk pada agenda nasional Presiden Prabowo.

Mengakhiri pidatonya, Seno menyampaikan pesan persatuan dan harapan agar musyawarah wilayah PKS menjadi ajang konsolidasi yang substansial, bukan sekadar rutinitas organisasi.

“Selamat bermusyawarah. Semoga menghasilkan keputusan terbaik, bukan hanya untuk partai, tapi juga bagi Kalimantan Timur yang kita cintai bersama,” pungkasnya.

Reporter : Yani | Editor : Wong

Comments are closed.