BERITAKALTIM.CO – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, dalam rangka mempercepat pembangunan IKN beserta infrastruktur pendukung lainnya di wilayah penyangga.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyebutkan bahwa Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan daerah asal dan mitra terdekat bagi IKN. “Kabupaten Penajam Paser Utara itu adalah daerah asal, terdekat, dan mitra IKN,” ujarnya di Sepaku, Minggu (21/9).
Sebagai bentuk nyata sinergi, Otorita IKN bersama Pemerintah Kabupaten PPU dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tengah melakukan revitalisasi Pasar Sepaku pada tahun ini. Selain itu, Otorita IKN juga akan merealisasikan pembangunan Jalan Sotek–Bongan yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kabupaten Kutai Barat.
Bupati PPU, Mudyat Noor, menekankan pentingnya penyelarasan program pembangunan antara pemerintah daerah dengan perencanaan IKN. “Sebagai daerah penyangga utama IKN, Penajam Paser Utara perlu memastikan agar program pembangunan kabupaten tidak berseberangan dengan rencana pembangunan IKN,” jelasnya.
Profil Kabupaten Penajam Paser Utara
Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan salah satu dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur. Luas wilayahnya mencapai 3.333,06 km² dengan jumlah penduduk sekitar 180 ribu jiwa (data BPS 2023). Kabupaten ini terbagi menjadi empat kecamatan, yaitu Penajam, Waru, Babulu, dan Sepaku.
Secara geografis, PPU berbatasan langsung dengan wilayah inti Ibu Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku. Letaknya yang strategis membuat daerah ini menjadi penyangga utama pembangunan ibu kota baru, baik dari sisi infrastruktur, tata ruang, hingga penyediaan kebutuhan logistik dan pelayanan publik.
Dengan adanya kolaborasi ini, pembangunan IKN diharapkan berjalan selaras dengan pembangunan daerah penyangga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Penajam Paser Utara. #
ANTARA | Wong
Comments are closed.