BERITAKALTIM.CO- Upaya transformasi pendidikan berbasis digital di Kota Balikpapan mendapat pengakuan nasional. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan menerima penghargaan dari Google Indonesia atas inisiatif melatih lebih dari 2.000 guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Irfan Taufik, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan karena Balikpapan menjadi satu-satunya daerah yang berhasil melaksanakan pelatihan skala besar secara serentak dengan hasil yang dinilai optimal.
“Ini bukan sekadar penghargaan simbolik. Seluruh guru terlibat aktif dan menunjukkan capaian kompetensi yang baik dalam pelatihan,” ujarnya, usai Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, di Halaman Balai Kota Balikpapan, pada hari Sabtu, 2 Mei 2026.
Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan melalui platform Google for Education dan Gemini.
Selama dua hari, para guru dari jenjang SD dan SMP dibekali konsep pembelajaran mendalam (deep learning) berbasis AI, serta praktik langsung penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar.
Menurut Irfan, langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.
“Kompetensi digital guru menjadi kunci agar pembelajaran bisa lebih adaptif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” tambahnya.
Penghargaan ini, Balikpapan dinilai berhasil menjadi pelopor dalam penerapan teknologi pendidikan di tingkat daerah, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan sistem pembelajaran yang lebih inovatif di masa depan.
NIKEN | WONG
Comments are closed.