BERITAKALTIM.CO – Persija membungkam tuan rumah Persik Kediri 3-1 dalam pertandingan Super League pekan ke-33 di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu.
Dua gol Gustavo Almeida dan sebuah gol dari Muhammad Rayhan Hannan tak saja mengantarkan Persija memenangkan laga ini, tapi juga membuat gol pembuka Jose Enrique Rodriguez yang sempat membuat tuan rumah memimpin menjadi tak berarti apa-apa.
Persik bermain menekan di kandang sendiri, sampai mereka unggul lebih dulu pada menit ke-23 dari gol Rodriguez.
Dua menit kemudian Persija menyamakan kedudukan berkat gol Rayhan Hannan, yang bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, tempo permainan semakin tinggi. Persija melakukan penggantian sehingga lini depan mereka semakin tajam.
Hasilnya Almeida membawa Persija berbalik unggul pada menit ke-63. Selang dua menit kemudian, Almeida menciptakan gol keduanya untuk membawa tim tamu memimpin 3-1.
Pelatih Persik Marcos Reina Torres mengatakan timnya mendapatkan momen-momen bagus tetapi Persija bermain menekan sehingga menyudutkan Persik.
“Kami punya momentum yang bagus di babak kedua, tapi ya Persija punya pemain yang berkualitas. Perbedaan kualitas itu terlihat jelas dan tapi kami juga mengapresiasi perjuangan para pemain Persik yang sudah berusaha sampai akhir,” kata Torres.
Dia menyebut dua gol dalam jangka waktu tidak lama membuat para pemain Persik berada dalam tekanan.
Torres meminta pemain-pemainnya tampil lebih baik lagi pada laga-laga berikutnya.
Sementara itu pelatih Persija Maurício Souza mengapresiasi para pemainnya yang berhasil mencetak tiga gol di kandang Persik.
“Kita bisa mencetak gol dan kita keluar dari sini dengan poin tiga. Poin itu sangat membuat bahagia, karena itu di dalam tim besar di Indonesia,” kata dia.
Souza memaksimalkan potensi para pemainnya dengan mengganti beberapa pemain pada babak kedua.
Persija tetap berada di peringkat tiga klasemen Super League dengan 68 poin, sedangkan Persik di peringkat ke-12 dengan 39 poin.
ANTARA | WONG
Comments are closed.