BeritaKaltim.Co

Pordasi Kaltim Siapkan Langkah Besar di 2026

BERITAKALTIM.CO-Pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kalimantan Timur berkomitmen terus menghidupkan semangat olahraga berkuda di Bumi Etam. Melalui kepengurusan baru, Pordasi Kaltim menyiapkan berbagai program dan event yang akan digelar secara rutin di tahun mendatang.

Ketua Pordasi Kaltim yang juga Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat pembinaan dan sinergi antar-kabupaten/kota agar olahraga berkuda semakin berkembang.

“Kami ingin Pordasi Kaltim terus hidup dan aktif. Agenda tahunan sudah kami susun, termasuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON),” ujar Rahmad, Sabtu (4/10/2025), di Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan usai pertemuan dengan para pengurus Pordasi Kabupaten Kota Se Kaltim.

Saat ini, Pordasi telah terbentuk di beberapa daerah seperti Balikpapan, Samarinda, Berau, Bontang, Paser, dan Penajam Paser Utara (PPU). Meski demikian, masih ada beberapa daerah yang belum bergabung, seperti Mahakam Ulu dan Kutai Barat.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi agar semua kabupaten/kota di Kaltim bisa bergabung dalam wadah Pordasi,” ucap Ketua Pordasi Kaltim dua periode.

Ke depan, Pordasi Kaltim akan fokus mengembangkan tiga cabang utama, yakni kuda pacu, kuda memanah, dan kuda jumping. Dari ketiganya, cabang kuda memanah disebut memiliki potensi besar untuk mengharumkan nama daerah.

“Atlet memanah kita banyak yang berprestasi hingga tingkat nasional, bahkan pernah mewakili Indonesia ke Kazakhstan dan berhasil meraih juara,” ungkap Rahmad dengan bangga.

Selain itu, Pordasi Kaltim juga berencana membangun arena pacuan kuda di Balikpapan sebagai pusat kegiatan dan pembinaan atlet. Event-event seperti pacuan kuda dan jumping juga akan digelar rutin sebagaimana di daerah lain.

Prestasi Pordasi Kaltim sendiri cukup membanggakan. Dalam kejuaraan pacuan kuda di Yogyakarta baru-baru ini, atlet Kaltim berhasil meraih juara 1, 2, 4, dan 5, menunjukkan bahwa pembinaan terus berkembang dengan baik.

“Kami ingin olahraga berkuda tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari budaya dan kebanggaan masyarakat Kaltim,” tutup Rahmad.

Reporter: Niken | Editor: Wong

Comments are closed.