BERITAKALTIM.CO-Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan jajaran menterinya untuk memastikan seluruh kebutuhan pengungsi bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatera terpenuhi, khususnya ketersediaan air bersih dan toilet portabel.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan perintah tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas yang digelar di kediaman pribadi Presiden di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/12).
“Penambahan secara maksimal alat berat dan truk air minum, persediaan air bersih, serta toilet portabel, terutama di lokasi yang paling terdampak,” kata Seskab Teddy saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Presiden Prabowo, lanjut Teddy, secara khusus meminta Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan seluruh pengungsi mendapatkan akses kebutuhan dasar tersebut secara merata.
Selain itu, Presiden juga menginstruksikan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak agar pengungsi tidak terlalu lama tinggal di tenda-tenda darurat.
“Pembangunan hunian sementara dan hunian tetap untuk seluruh warga terdampak bencana di Sumatera, Presiden ingin secepat mungkin segera selesai terbangun,” ujar Teddy.
Dalam rapat yang sama, Presiden Prabowo turut membahas kesiapan pemerintah menghadapi libur akhir tahun, termasuk perkembangan stabilitas ketahanan pangan, harga kebutuhan pokok, serta kondisi perekonomian nasional.
“Selain itu dibahas pula perkembangan bea cukai dan pajak,” kata Teddy.
Menjelang akhir tahun, Presiden juga memerintahkan pemberian insentif di sejumlah sektor untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama liburan.
“Presiden memerintahkan pengurangan harga secara signifikan untuk tarif jalan tol, tiket pesawat, kereta api, kapal laut, serta fasilitas publik lainnya,” ujarnya.
Rapat terbatas tersebut dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan lembaga, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Turut hadir pula Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa, serta sejumlah wakil menteri dan kepala badan terkait.
ANTARA|Wong|Ar
Comments are closed.